Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 24 April 2026
Ketua FKUB Medan Palit Muda Harahap MA

Pelajar SLTA Jadi Pewaris dan Penerus Kerukunan

- Minggu, 13 September 2015 14:05 WIB
300 view
Pelajar SLTA Jadi Pewaris dan Penerus Kerukunan
Medan (SIB)- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan H Palit Muda Harahap MA mengatakan, pelajar SLTA sebagai bahagian dari generasi penerus perjuangan dan cita cita bangsa adalah pewaris dan penerus serta pengawal  kerukunan umat beragama. Sebagai pewaris dan penerus kerukunan umat beragama, pelajar harus sejak dini diberikan pemahaman dan pencerahan tentang pentingnya kerukunan itu sendiri, sehingga mereka menjadi agen kerukunan dan pengawal  kerukunan di lingkungan di manapun dia berada, kata Palit melalui telefon selulernya terkait digelarnya Lomba Karya Tulis  tingkat pelajar SLTA Sekota Medan, Sabtu (12/9) di Perguruan Budhdis Bodhicitta Medan.

Menurut Palit, tujuan dilaksanakannya lomba karya tulis tingkat pelajar SLTA se kota Medan, adalah di samping sebagai salah satu program FKUB Medan juga untuk memperluas wawasan  para pelajar SLTA tentang kerukunan.” Kerukunan adalah pilar pembangunan nasional dan pelajar SLTA sebagai bagian dari generasi muda bangsa diharapkan akan tampil sebagai pewaris dan penerus kerukunan itu guna mewujudkan pembangunan nasional,” kata Palit.

Sementara itu, Pdt Dr L Karosekali mengatakan, melalui lomba karya tulis kerukunan ini diharapkan para peserta lintas agama dapat menjadi agen kerukunan.” Banyak orang yang  pintar bicara tapi tidak pintar menulis,” kata Karosekali seraya menambahkan bahwa lomba karya tulis ini juga untuk melatih para pelajar menuangkan ide dan konsep dalam bentuk tuliasan.

Ketua Tim penilai  Dr HM Efendi Pakpahan MM menyebutkan, ada lima orang tim penilai di antaranya, Dr Arifinsyah  (Dosen UINSU), Dr Iskandar Zulkarnain (Dosen UMSU), Rudianto dan HM Efendi Pakpahan (Wakil Direktur Pascasarja UMSU).

Tema lomba karya tulis kerukunan yaitu“ Eksistensi  Siswa/siswi Dalam Menjaga Kerukunan”.  Sedangkan judul ada lima di antaranya hubungan ahlak mulia siswa/i dengan pemeliharaan kerukunan antar umat beragama, peranan siswa/I dalam memelihara kerukunan antar umat beragama di kota Medan dan pengaruh budaya dan laju teknologi terhadap pengembangan kerukunan antar umat beragama.

Panjang tulisan 15 halaman dan yang dinilai yaitu judul, isi dan  pembahasan. Keaslian naskah, penggunaan bahasa, ide penulis dan aktualitas karya tulis. Bagi pemenang lomba juara 1,2 dan 3 serta harapan 1, 2 dan 3 akan memperoleh hadiah dan tropi, kata ketua panitia Ir Sutopo. (R10/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru