Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Zas Soccer Center Wadah Anak-anak Penggemar Bola Kaki Aeknabara

Redaksi - Sabtu, 07 Maret 2020 17:44 WIB
681 view
Zas Soccer Center Wadah Anak-anak Penggemar Bola Kaki Aeknabara
SIB/Mangandar Simanjuntak
Latihan : Pemain Zas Soccer Certer Aeknabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu diabadikan saat hendak melakukan latihan baru-baru ini di lapangan Carotine 700. 
Aeknabara (SIB)
Lapangan Carotine 700 yang terletak di Desa N.6 Aeknabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu menjadi pusat olahraga kususnya bagi anak-anak penggemar bola kaki. Hingga saat ini ada 5 club pesepak bola yang telah terbentuk dan setiap saat berlatih di lapangan carotine 700 Aeknabara, di antaranya Zas Soccer Center FOSSBI Aeknabara Labuhanbatu, Zas Soccer Center U-9, Zas Soccer Certer U-13, Zas Soccer Center U-15, dan Zas Soccer Center U-17 .

Terbentuknya Zas Soccer Center ini berkat dorongan dari para mantan pemain bola kaki Aeknabara pada tahun 1980-an, di antaranya Amir Syarifuddin, Zainal Abidin Siregar, dan Burhanuddin, hingga saat ini masih memiliki kepedulian terhadap anak-anak yang cinta akan olahraga bola kaki.

Zas Soccer Center ini keseluruhannya berada di bawah Forom Sekolah Sepak Bola Indonesia (FOSSBI). Menurut ketua FOSSBI Ir Budi Sianturi, didampingi Sekretarisnya Sutikno pembentukan FOSSBI Aeknabara diharapkan dapat mengembangkan bakat anak- anak Aeknabara Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu yang mencintai bola kaki, dan ke depannya nanti mereka diharapkan dapat menjadi pemain bola kaki tingkat nasional.

Disebutkan Budi Sianturi dalam rangka pelatihan bagi anak-anak pecinta bola kaki dibantu oleh pelatih Putra, dan Heri. Menurut salah seorang bermarga Harianja yang setiap harinya berolahraga mengelilingi lapangan bola kaki ini mengharapkan hendaknya pihak perusahaan kususnya kebun Aeknabara Selatan dapat melengkapi fasilitas olahraga di tempat ini, karena lapangan Carotine 700 Aeknabara ini setiap saat juga digunakan masyarakag menjadi tempat berolahraga seperti berjalan kaki mengelilingi lapangan bola kaki Carotine pagi, dan sore. Masyarakat juga mengharapkan hendaknya kepala Desa N.6 Aeknabara dapat menertibkan pemilik lembu supaya lembunya tidak diperbolehkan memasuki lapangan bola kaki tersebut. (L01/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru