Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 25 Juni 2026
Pembina PS Garuda Pdt Doritz Bidould Tampubolon SH:

Anggaran Rp 1,2 Miliar Diperuntukkan Kegiatan Cabang Olahraga Labuhanbatu Tidak Memadai

- Rabu, 29 Januari 2014 20:09 WIB
570 view
Anggaran Rp 1,2 Miliar  Diperuntukkan  Kegiatan Cabang Olahraga Labuhanbatu Tidak Memadai
Medan (SIB)- Pembina PS Garuda Rantauprapat Pdt Doritz Bidould Tampubolon SH pada SIB, Senin (27/1) sore mengatakan, anggaran dana Rp 1,2 milyar diperuntukkan kegiatan cabang olahraga Labuhanbatu tidak memadai. Karena selama ini dana diterima KONI dari Pemkab Labuhanbatu sangat minim, akibatnya  tersendat sebahagian  cabang olahraga tersendat digalakkan.

Walau DPRD Labuhanbatu dalam sidang paripurna, Jumat (24/1) mensahkan APBD Labuhanbatu 2014 Rp. 930 milyar.  Sedang anggaran dana Rp 1,2 milyar disetujui untuk kegiatan olahraga, dinaungi KONI induk organisasi olahraga Cabang Labuhanbatu. Berdampak Ketua KONI Zainul Arifin Hasibuan AMd kurang respon, karena anggaran dana diusulkan Rp 4 milyar tidak dikabulkan.

Memang diakui, sebut Pdt Doritz Bidould Tampubolon SH mantan Manejer Voli Perslab. Soal kinerja pengurus olahraga sukses harus ditopang dana yang cukup, supaya dapat terpenuhi  berbagai cabang olahraga digiatkan. Mengingat KONI membawahi 11 cabang olahraga, mengikuti Kejurda tahun 2014 dibidang olahraga membutuhkan financial soal keberangkatan atlet dan official.

Sebab selama ini kegiatan olahraga di Kabupaten Labuhanbatu, terselenggara atas pramarkasa sponsor  dan individu serta  institusi. Belum seluruhnya digiatkan pengurus olahraga dibawah naungan KONI Labuhanbatu, disebabkan tersendat dana tidak mencukupi disalurkan kepada bidangnya. Sehingga dirancang anggaran dana Rp 4 Milyar dimaksud, untuk target  meraih juara dan prestasi  dibidang berbagai cabang olahraga.

Perkembangan olahraga di Labuhanbatu tahun 2013 lalu, paparnya lagi dapat dikategorikan ada peningkatan prestasi dan kesejahteraan, disamping kepedulian Pemkab Labuhanbatu menyediakan fasilitas. Maka bagi cabang olahraga belum dibentuk dapat di buat, sehingga dapat terlaksana diberbagai cabang olahraga dipertandingkan, sejalan program kerja Pengurus KONI Cabang Labuhanbatu, sebutnya lagi.

Namun bukan berarti tidak perlu donator atau sponsor olahraga, melainkan sangat dibutuhkan menjalankan konsep kegiatan olahraga jangan sampai vakum. Termasuk melakukan pertandingan eksebisi diluar kandang, sangat diperlukan dana penunjang bagi atlet dan official. Disamping berguna menimba ilmu berbagai cabang olahraga,  diperoleh dari fatner tanding yang terlebih dahulu berpengelaman dibidangnya.

Memang Pemkab Labuhanbatu mengusulkan anggaran dana, bukan hanya dibidang olahraga juga kepentingan lain, untuk mendapat persetujuan DPRD Labuhanbatu. Ternyata APBD Labuhanbatu 2014 Rp 930 milyar lebih sudah disahkan, dengan perincian Rp 1,2 milyar dianggarkan dana untuk kegiatan olahraga di Labuhanbatu. Maka Pengurus KONI jangan mengeluh, melainkan semakin tegar menunaikan tugas.

Diharapkan tahun 2014 Bupati Labuhanbatu Dr Tigor Panusunan Siregar dan Wakil Bupati Suhari Pane SIP, segera menyambut baik dan memperhatikan para atlet  dan official serta klub  olahraga secara moral dan materi. Sejalan harapan masyarakat Labuhanbatu, untuk dapat memiliki klub berjaya dan atlet berkualitas secara berkesinabungan, ungkap Pdt Doritz Bidould Tampubolon SH. (R-8/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru