Ijeck Usulkan Flyover di Simpang Kayu Besar untuk Atasi Kemacetan
Deliserdang(harianSIB.com)Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Musa Rajekshah meninjau langsung kondisi kemacetan di Jalan Limau Manis,
Menjelang akhir tahun, negara kembali sibuk berbicara. Capaian dipamerkan, anggaran diklaim terserap, stabilitas disebut terjaga. Namun di tengah hiruk-pikuk laporan itu, publik justru kehilangan sesuatu yang jauh lebih penting: penjelasan yang jujur dan pertanggungjawaban yang utuh. Negara rajin mengumumkan, tetapi kerap menghindari kewajiban menjelaskan.
Pola ini bukan hal baru. Setiap akhir tahun, pemerintah seolah memasuki musim seremonial kebijakan. Yang ditampilkan adalah angka-angka keberhasilan, bukan proses pengambilan keputusan. Yang disorot adalah hasil akhir, bukan persoalan struktural yang melatarinya. Padahal, dalam demokrasi, kebijakan publik bukan sekadar soal apa yang dicapai, melainkan bagaimana dan untuk siapa kebijakan itu dijalankan.
Beberapa bulan terakhir, publik disuguhi polemik berlapis. Kebijakan berubah cepat tanpa komunikasi memadai. Bantuan sosial kembali menjadi isu rutin. Penanganan bencana terasa reaktif dan simbolik. Namun benang merahnya sama: negara lebih nyaman mengumumkan keputusan ketimbang membedah konsekuensinya. Kritik tidak dijawab dengan penjelasan berbasis data, melainkan dengan klaim normatif bahwa semua sudah berjalan sesuai rencana.
Ruang digital memperparah kecenderungan ini. Media sosial yang seharusnya menjadi ruang dialog publik justru berubah menjadi arena pembelaan. Ketika kritik muncul, respons negara sering kali bersifat emosional dan defensif. Perdebatan kebijakan direduksi menjadi adu persepsi, bukan pertukaran argumen. Kebijakan publik diperlakukan seperti konten: yang penting ramai, bukan benar.
Kasus bantuan sosial mencerminkan problem tersebut. Setiap akhir tahun, bansos ditampilkan sebagai bukti kehadiran negara. Angka penyaluran diumumkan dengan bangga. Namun evaluasi terbuka mengenai ketepatan sasaran, kebocoran dan dampak jangka panjangnya nyaris absen. Publik hanya diminta percaya. Kritik dianggap tidak empatik, seolah mempertanyakan kebijakan identik dengan menolak bantuan bagi rakyat miskin. Logika semacam ini menutup ruang koreksi dan mematikan akuntabilitas.
Baca Juga:
Hal serupa terlihat dalam penanganan bencana. Setiap musibah memunculkan ritual yang nyaris seragam: kunjungan pejabat, pernyataan duka dan janji perbaikan. Namun pertanyaan mendasar—tentang tata ruang yang kacau, kerusakan lingkungan, serta lemahnya pengawasan—sering dibiarkan mengambang. Bencana direduksi menjadi peristiwa alam, bukan kegagalan kebijakan yang terus berulang. Negara hadir di lokasi, tetapi absen dalam refleksi.
Deliserdang(harianSIB.com)Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Musa Rajekshah meninjau langsung kondisi kemacetan di Jalan Limau Manis,
Medan(harianSIB.com)Tokoh nasional Batak Dr. RE Nainggolan, MM mengapresiasi langkah Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Horas Bangso Batak (DP
Taput(harianSIB.com)Diikuti 15 tim kecamatan seKabupaten Tapanuli Utara (Taput), Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026 resmi bergulir mulai 1
Medan(harianSIB.com)Tim Opsnal Polsek Medan Tembung bersama Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan mengungkap kasus penganiayaan yang menga
Simalungun(harianSIB.com)Ribuan jemaat Kristiani antusias merayakan Pesta Olobolob GKPS Resort Sondiraya di kompleks GKPS Kongsilaita Sondi
Batubara(harianSIB.com)Polres Batubara bersama Polsek Medang Deras menggelar patroli malam gabungan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan,
Kualuhleidong(harianSIB.com)Umar Syah Putra Daulay (Umar), resmi terpilih menjadi Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kec
Jakarta(harianSIB.com)Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun membantah tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan praktik penjualan pi
Delitua(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Deliserdang meluncurkan Sistem Integrasi Administrasi Kependudukan melalui Fasilitas Kesehatan at
Aekkanopan(harianSIB.com)Pemkab Labuhan Batu Utara (Labura), melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) memulai pelaksanaan pembangu
Pematangsiantar(harianSIB.com)Dua personel Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Barat, Aiptu Deddy Syam dan Aiptu R.P Damanik, turun langsung mela
Pematangsiantar(harianSIB.com)Kapolsek Siantar Selatan Iptu Suhaira Marbun, turun langsung memberi pembekalan stop bullying (berhenti menyak