Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 15 Agustus 2026
Temui Ma'ruf Amin

PKB Minta 10 Kursi Menteri, Airlangga: Suara Golkar Lebih Tinggi

* Ajak Masyarakat Jaga Situasi Tetap Aman
- Kamis, 23 Mei 2019 19:36 WIB
3.033 view
PKB Minta 10 Kursi Menteri, Airlangga: Suara Golkar Lebih Tinggi
Yulida Medistiara/detikcom
Ketum Golkar Airlangga Hartarto seusai bertemu cawapres Ma'ruf Amin di kediamannya, Rabu (22/5).
Jakarta (SIB) -Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) berharap partainya mendapat 10 menteri di kabinet Joko Widodo (Jokowi). Partai Golkar menegaskan perolehan suara Golkar lebih tinggi dari PKB di Pemilu 2019.

"Ya suara Golkar kan lebih tinggi dari PKB, jadi proporsional saja," kata Ketum Golkar Airlangga Hartarto di kediaman Ma'ruf Amin, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/5).

Ketum Golkar Airlangga Hartarto menemui cawapres Ma'ruf Amin di kediamannya.

Selain Airlangga, elite Golkar lainnya yang turut hadir adalah Sekretaris Jenderal Partai Golkar Lodewijk Fredrich Paulus, Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily.

Airlangga mengatakan, komitmen Golkar akan mendukung pemerintahan. Airlangga menyebut pembicaraan bersama Ma'ruf Amin belum membicarakan kursi kabinet.

"Jadi dalam pembahasan tentu kita selain mengucapkan selamat tentu ke depan ya Partai Golkar sudah pasti lah kita dukung pemerintah," kata Airlangga.

Sebelumnya, Airlangga juga sudah menemui capres petahana Joko Widodo (Jokowi) untuk memberi ucapan selamat atas kemenangan Pilpres 2019. Dalam pertemuan dengan Jokowi tersebut, Airlangga mengaku belum membahas kursi menteri kabinet.

Bukan hanya memberikan ucapan selamat ke Jokowi, Airlangga juga melaporkan bahwa Partai Golkar menjadi pemenang kedua dalam Pileg 2019. Golkar berhasil meraih 85 kursi DPR RI.
Jaga Situasi

Airlangga juga mengimbau masyarakat yang mengikuti aksi 22 Mei untuk menjaga situasi tetap kondusif. Golkar merasa prihatin atas terjadinya bentrokan massa tadi malam.

"Tentu menyikapi apa yang terjadi hari ini, ya Partai Golkar prihatin dengan situasi yang ada dan tentu mengharapkan agar masyarakat bisa semua menjaga situasi dan yang terkait dengan hasil Pemilu," ujar Airlangga.

Selain itu ia meminta pihak terkait menempuh jalur hukum sesuai konstitusi. Airlangga juga mengapresiasi tindakan kepolisian dalam menangani massa.

"Pihak-pihak terkait menggunakan jalur-jalur hukum. Terhadap situasi yang ada mengharapkan kepolisian RI untuk melakukan tindakan-tindakan men-support tindakan profesional yang dilakukan kepolisian RI," imbuhnya.

Airlangga menyatakan melarang kadernya mengikuti aksi tersebut. Dia juga meminta kadernya berjuang melalui jalur politik yang santun.

"Kalau kader Partai Golkar ya kita dilarang untuk ikut dalam berbagai kegiatan ini. Menjaga keamanan dan kenyamanan bersama, dan Partai Golkar berjuang melalui jalur-jalur politik. Ya kita santun dalam berpolitik," kata Airlangga.

Airlangga menyebut pada pertemuannya dengan cawapres Ma'ruf Amin kemarin, Ma'ruf berharap agar situasi cepat pulih.
"Pesan-pesan Pak Ma'ruf tadi menyampaikan bahwa ya dijaga suasana agar segera dipulihkan agar masyarakat kembali rasa aman, dan profesionalisme dari polisi diapresiasi," ujar Airlangga. (detikcom/h)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru