Binjai (SIB)- Sebelum lulus dan meninggalkan sekolah, semua siswa Methodist Binjai diberi pembekalan yang diharapkan berguna untuk melanjutkan pendidikan dan pengabdian di masyarakat. Kegiatan itu dilakukan di Parapat, Jumat-Minggu (18-20/4) dan disana juga dilakukan pengenalan terhadap wisata dan budaya Batak. Demikian diungkapkan Kepala sekolah Methodist Binjai Drs Robert didampingi Ketua Yayasan Peterus SH, MM, Selasa (22/4).
Dalam kesempatan itu Peterus SH MM menegaskan bahwa orang yang tidak mau mengambil resiko apa-apa tidak akan mengerjakan apa-apa, bukan siapa-siapa dan tidak akan jadi apa-apa. “Ibarat sebuah pertandingan maka pastikan kita berada pada area yang benar. Karena apabila anda berada di area yang salah maka anda akan menyia-nyiakan kehidupan anda di sana. Untuk itu saatnya bagi anda untuk mengambil kompas dan belajar mempergunakannya dengan benar. Untuk menyongsong tantangan dan peluang di depan anda.
Buatlah rencana tindakan yang sederhana tetapi mudah untuk dikerjakan. Fokus pada tujuan, target, impian yang positif, ungkapnya.
Sementara sebagai pembekalan dari kepala sekolah Drs Robert meminta alumni untuk terus membantu termasuk tetap dekat dengan yang Kuasa.
Acara pembekalan yang diisi dengan kebaktian dan acara hiburan dan persahabatan itu berlangsung meriah karena diikuti 156 siswa siswi dari berbagai etnis dan agama yang telah mengikuti ujian UN.
(A31/d)Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.