Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Siswa SMA St Thomas Kunjungi Pusat Rehabilitasi Narkoba GAN Sibolangit

- Senin, 05 Mei 2014 16:06 WIB
598 view
Siswa SMA St Thomas Kunjungi Pusat Rehabilitasi Narkoba GAN Sibolangit
Sibolangit (SIB)- Sepulang camping Leadership Training OSIS dan Paskibra SMA St Thomas 2 Medan di Bumi Perkemahan Sibolangit yang diadakan 3 hari akhir Maret, rombongan yang beranggotakan  82 orang ini mengunjungi  Pusat Rehabilitasi Narkoba GAN Sibolangit Center.

“Anak-anak sangat antusias  berkunjung ke GAN, meskipun saat itu terik dan hujan menyusul turun. Tapi anak-anak sangat bersemangat menyusuri jalan dari hutan ke GAN”, kata Kepala SMA St Thomas 2 Medan Drs Nelson Nababan MSi di Medan, Rabu (30/4).

Sesampai di GAN, pusat rehabilitasi narkoba dengan kapasitas 60 pasien yang berdiri sejak 2002 ini, rombongan di aula diberikan penyuluhan terkait narkoba. Pertanyaan demi pertanyaan oleh siswa menggambarkan keantusiasan mereka. “Awalnya saya diajak teman nyabu, tapi lama-lama ketagihan dan beranjak ke ganja. Selama menggunakan narkoba saya seolah-olah gak ada beban hidup. Disaat  butuh uang untuk narkoba, saya mencuri. Tapi akhirnya orang tua saya membawa saya ke pusat rehabilitasi ini dan akhirnya saya bisa normal kembali.” kata salah seorang pasien GAN ketika ditanyai  seorang siswa.

Setelah penyuluhan, rombongan ini diajak ke tempat pasien dikarantinakan. Sapaan erat oleh siswa kepada pasien, antusias bertanya jawab tentang latar belakang para pasien, mengakrabkan suasana seolah tak ada lagi batas perbedaan meskipun yang mereka hadapi adalah orang-orang yang awalnya mereka takuti. F Situmorang yang menjadi ketua rombongan dan sekaligus PKS-2 mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini agar siswa-siswa SMA ST Thomas 2 tahu bagaimana efeknya jika menggunakan narkoba dan mudah-mudahan dari dialog dengan para rehabilitasi siswa SMA St. Thomas 2 mendapat banyak pembelajaran dan tidak terlibat didalam penggunaan narkoba karena jika menggunakan narkoba maka banyak yang hilang, khususnya masa depan dan kesehatan.

Diakhir kunjungan, rombongan ini memberikan cenderamata. “Sebenarnya sih takut yaa, karena kan biasanya orang narkobaan cenderung kriminalis. Tapi, setelah pelan-pelan diajak ngobrol ternyata seru juga. Motivasi yang kami dapat, “Drug is a best chance for broken”, kata seorang siswa. (rel/A2/c)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru