Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 01 September 2026

Menristekdikti: Sistem Zonasi Sekolah Turunkan Daya Saing

- Rabu, 01 Agustus 2018 22:14 WIB
397 view
Menristekdikti: Sistem Zonasi Sekolah Turunkan Daya Saing
Jakarta (SIB) -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) segera melakukan perbaikan terhadap sistem Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi. Lewat sistem zonasi itu, sekolah diharuskan untuk menerima minimal 90% siswa dari area sekitarnya dan hanya 5% kuota untuk calon siswa dari luar zona.

Terkait hal itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, sistem zonasi yang dilakukan Kemendikbud akan menciptakan low kompetitif atau daya saing akan menjadi rendah.

"Jadi menurut saya, pola daya saing siswa itu harus ditingkatkan supaya mereka berpacu untuk meningkatkan kualitas," ujar Nasir kepada wartawan di Kemristekdikti, Jalan Jenderal Sudirman Pintu I, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/8).

Menurut dia, sistem penerimaan yang harus diperbaiki, karena selama ini harus ada keadilan kepada siswa-siswi baik dari pulau Jawa maupun dari luar pulau Jawa. Sebab, kalau SMA nya bagus bisa diterima di universitas-universitas baik.

"Sedangkan kalau sekolahnya jelek, pasti tidak akan masuk universitas baik tersebut," ungkapnya.

Maka itu, lanjut dia, bagaimana menyelesaikan masalah tersebut. Kemristekdikti akan memasukkan tes kemampuan akademik. Di mana untuk tidak semata-mata akademiknya saja.

"Namun kemampuan atau potensinya kita liat dulu, kalau potensinya tinggi walaupun akademiknya rendah itu mungkin fasilitasnya sekolah tidak baik. Tapi dia mempunyai potensi yang tinggi itu akan kita diterima," pungkasnya. (Okz/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru