Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 29 Agustus 2026

PT Pertamina EP Aset 1 Beri Bantuan Bibit Pohon Kepada 9 Sekolah

- Rabu, 19 November 2014 17:36 WIB
305 view
Pangkalansusu (SIB)- PT Pertamina EP Aset 1 Pangkalansusu berkomitmen akan terus berupaya mewujudkan lingkungan hidup  yang bersih dan sehat dengan menanam pohon melalui Program CSR (Corporate Social Responsibility), sebagai tanggung jawab perusahaan.

Upaya yang dilakukan perusahaan dalam mewujudkan lingkungan yang asri kali ini lewat menanam ratusan pohon berbagai jenis seperti bibit pohon buah, mahoni dan pohon lainnya berlangsung di halaman SMA Negeri 1 Pangkalansusu, Selasa (18/11).

Pada kesempatan itu, Filed Manejer (FM) Pertamina EP Aset 1 Pangkalansusu, Dirasani Thaib didampingi Asmen L&R, Taufik Riadi dan PWS Humas, Rusmidah menyerahkan bantuan sebanyak 915 batang berbagai jenis pohon buah diterima oleh 9 Kasek di sembilan sekolah dasar (SD), SMP dan SMA di empat kecamatan Wilayah Teluk Aru, Langkat.  

Usai kata sambutan, dilanjutkan dengan atraksi taekwondo serta tim angklung/paduan suara ditampilkan oleh puluhan siswa/i SMA Negeri 1 Pangkalansusu membuat suasana semakin semarak, dan kemudian dilanjutkan makan bersama.

Acara turut dihadiri oleh Kabid Digmen P&P Langkat, M.Azuan Sitepu, Muspika Kecamatan Pangkalansusu, Ka UPT P&P Brandan Barat, Paikun SPd, UPT P&P Pangkalansusu, Herlina MPd, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Langkat, Kirana Sitepu, sembilan kepala sekolah penerima bantuan di antaranya Kasek SMA 1 Pangkalansusu, Sudiatman SPd, Kasek SMP Negeri 1 Pangkalansusu, H Sahtiar MPd.

Sebelumnya, Pertamina EP Pangkalansusu dalam mewujudkan lingkungan yang asri, selain memberi bantuan bibit pohon buah, juga dilaksanakan pelatihan Sekolah Adiwiyata/ Sekolah Ramah Lingkungan. Pelatihan berlangsung di enam sekolah di lima kecamatan, di Kabupaten Langkat.

Namun, sayang, bantuan bibit pohon yang diberikan perusahaan BUMN kepada kantor-kantor pemerintahan termasuk sejumlah rumah ibadah di Besitang dan Kecamatan Pangkalansusu tidak terawat dengan baik sehingga pohon tersebut mati sebelum berkembang. Evaluasi dari perusahaan sendiri sepertinya tidak ada sehingga mengesankan bantuan bibit ini hanya sekedar menjalankan program.(B3/d)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru