Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 29 Agustus 2026
Bantuan Dana PEmkab Hanya Rp3 Juta

Ribuan Guru Madrasah Kabupaten Asahan Tak Jadi Laksanakan Pelatihan Ketua Fokgmas KEcewa

- Rabu, 26 November 2014 21:34 WIB
284 view
Asahan (SIB)- Pelatihan guru-guru madrasah selama ini belum pernah dilaksanakan di Kabupaten Asahan  yang anggarannya bersumber dari APBD Kabupaten Asahan. Akibatnya guru-guru tersebut merasa dianak tirikan.

Hal ini dikatakan Ketua  Forum Komunikasi Guru Madrasah Swasta Kabupaten Asahan (FOKGMAS) Paya Harahap SPd, MM kepada Sib Senin (24/11) di  ruang kerjanya  Jalan SM Raja No 500 Kisaran.

 Paya mengatakan, dia telah mengajukan permohonan dana untuk pelatihan guru-guru madrasah ke pemerintah Kabupaten Asahan beberapa waktu  lalu dan kerja keras yang dilakukannya kini telah membuahkan hasil yaitu dana pelatihan telah dikucurkan  Pemkab Asahan sebesar  Rp3 juta.

Karena merasa kecewa,  dana yang telah dikucurkan itu tidak diambil karena dipastikan tidak akan dapat dilakukan untuk pelatihan guru-guru madrasah. “Dengan sangat menyesal saya sampaikan kepada seluruh guru madrasah bahwa dana itu tidak akan kita ambil karena tidak mungkin pelatihan dapat dilaksanakan dengan dana sebesar itu. Kalau kita bagikan dana Rp 3 juta, dengan jumlah guru madrasah se-Kabupaten Asahan yang jumlahnya sebanyak 3700 orang lebih ternyata hanya diperoleh per orangnya sebesar Rp 810 . “Dengan dana  sekecil itu dapat digunakan untuk apa?” keluh Paya.

Paya menambahkan   Pemerintah Kabupaten Asahan ternyata menganggap guru-guru madrasah bukan bagian dari tenaga pendidik yang juga mencerdaskan anak bangsa di Asahan. Ironisnya beberapa waktu  lalu Ketua Fokgmas Asahan , juga telah mengajukan kepada pemerintah Kabupaten Asahan untuk kesejahteraan guru madrasah berupa insentif yang bersumber dari APBD Asahan, namun yang direalisasikan hanya untuk guru Madrasah Diniyah (MDA) . “Padahal kita tau bahwa MDA itu adalah pendidikan non formal tentu hal ini menambah kekecewaan guru-guru madrasah”, tegasnya. (ML/BR4/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru