Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Walah, Perusahaan Bus Bayar Gaji Sopirnya dengan Uang Receh

- Minggu, 26 Maret 2017 21:10 WIB
202 view
Jiangsu (SIB)- Sebuah perusahaan bus di China membayar para pengemudinya menggunakan uang receh pecahan 1 yuan. Langkah Ini dilakukan untuk menghindari kerepotan menukarkan timbunan besar koin ke bank. Diwartakan BBC, Rabu (22/3), sekira 200 staf Perusahaan Baoying Automobile Transport diberikan kantong yang berisi koin-koin 1 yuan sebagai pembayaran gaji mereka. Selama liburan Tahun Baru China, perusahaan asal Jiangsu itu mendapatkan peningkatan jumlah penumpang yang besar. Banyak di antara mereka yang memilih membayar dengan menggunakan uang tunai dibandingkan dengan kartu perjalanan.

Hal itu menyebabkan para manajer bingung tentang bagaimana menangani uang-uang tunai itu. Daripada mengirimkan semuanya ke bank untuk disimpan mereka malah memutuskan untuk menyalurkan koin-koin sejumlah 200 ribu yuan atau sekira Rp387 juta kepada para pegawai mereka sebagai gaji. Dijelaskan, opsi alternatif dengan memindahkan, menghitung, dan memproses uang receh itu membutuhkan banyak tenaga dan perlengkapan, baik dari staf mereka mau pun dari pihak bank.

Tentu saja hal ini membuat sebagian sopir mereka kesal. Selain berat, koin juga tidak nyaman untuk digunakan berbelanja. "Ya itu adalah uang. Tetapi tidak praktis pergi berbelanja membawa kantong berisi koin yang berat," kata salah seorang sopir. Sedangkan sopir lain menjelaskan, mereka menerima pecahan uang receh yang berbeda-beda, ada yang menerima 300 yuan, dan yang lain bahkan menerima 1.000 yuan.

Untungnya cerita mereka terekspos media lokal dan mendapat perhatian dari Bank Rakyat China yang menghubungi perusahaan bus untuk memberikan solusi. Pejabat bank mengatakan, banyak perusahaan tidak menyadari bahwa bank komersial memiliki mesin penghitung uang koin, dan mereka akan dengan senang hati menukarkan koin-koin yang berat itu dengan uang kertas yang ringan. (okz/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru