Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

P u i s i

- Minggu, 23 Juli 2017 18:21 WIB
367 view
PASANGAN DIMASA DEPAN

Kusapa meski tak terlihat, tak kukenali
Entah teruntuk siapa
Tapi inginku untuk seorang dimasa depan
Untuk dia yang kutemui kelak
Entah kapan, biarlah takdir mengaturnya
Entah dengan siapa biarlah jalan menuntun
Kutau Tuhan ukir takdir kita
Jalan akan menuntun pertemuan kita
Untukmu,  pasangan dimasa depan
Sejauh apa kau ayunkan kakimu
Takdir tetap tak berubah
Tetaplah bertahan hingga waktu berpihak

Merry Andriani br.Ginting
Alumni SMA Van Duynhoven Saribudolok

SAMPAIKU MENUTUP MATA

Embun dipagi buta
Menebarkan bau basa
Detik demi detiku hitung
Ini kah yang terjadi
Aku tak mudah mencintaimu
Aku tak mudah mengatakan cinta
Tiada dusta
Sumpah ku cinta
Sampai ku menutup...mata...

Natalia Siagian,
SMP Budi Murni-3

PATAH HATI

Senyummu sekarang menjadi
Luka dalam benakku
Tawamu sekarang menjadi
Api dalam bayangku
Dulu kau berikan madu manis
Sekarang kau berikan racun pahit
Dulu kau berikan kenangan indah
Sekarang kau berikan kesedihan
Keceriaanku terasa terbenam
Kesedihanku terasa terbangun
Kebahagiaanku terasa terbukti
Ketangisanku terasa terbuka
Biarlah keikhlasan membuatmu hidup
Biarlah engkau mekar indah tanpaku

Meisya Simanjuntak,
SMP Budi Murni 3 Medan

LUKISAN HATI

Sepeninggalanku kali ini
Kumohon kau jangan menangis
Aku tak pantas kau tangisi
Kisah yang tenggelam itu pasti
Karna cinta tak harus selalu kita kecapi
Lukiskanlah kenangan
Karna kita kini tinggal kenangan
Lukisan saja aku tak lagi disisimu

Anggraini Lubis,
SMP Budi Murni 3

KELAM

Salju penglihatanku menghitam
Serasa ternoda kalbuku
Langit runtuhkan pijakan
Saat aku tahu drama membutakan
Masih tersirat kau insangku
Dalam putaran waktu, tebarkan senyum
Namun masa ini tiada lagi guratan
Basah pipi merapat perih menyayat
Inginku coba menyongsong alirannya
Namun apa daya?
Kelam tumbangkan kekuatan
Wahai bintik di angkasa
Sampaikanlah ada pilu di bumiku
Sgala yang berhembus
Tebarkanlah rasa sedihku
Bahwa ku renggang bahagia
Ku harap kau beri dia kekal
Jemput bahagia diharinya
Kan ku gores kenang di harianku
Menjadi bekas sepanjang tibaku

Panji Jonatan Situmorang,
SMAN 1 Siantar Narumonda

GORESAN PAHIT

Termenung di tengah kesenjaan
Menatap langit yang enggan berbicara
Diam seribu bahasa
Jenuh ku bersamaan membisu
Goresan pahit menyayatku
Ikut diam termenung
Terbuai wajah mu menyusup merah ku
Membawai sebaris gundah
Goresan kecil kau tancapkan dalam pilunya hatiku
Rapuh di telan waktu
Hanya ada benih-benih kenangan
Kesenjaan bersama goresan pahit di hati

Kristina Pakpahan,
SMAN 1 Siantar Narumonda

SEPI

Jarum tusuk menindik hati
Samurai panjang menyayat jiwa
Mulut tak mampu lagi bicara
Seakan dunia jadi senyap
Sepi dan sendiri ku benci!
Mengarungi benua tanpa kaki
Sebrangi sungai deras sendiri
Tumpukan batu tak bisa kuatasi
Sayapku henti berjuang
Lihat kaki melangkah pergi
Sepi ini kutak mau
Buatku tak berarti lagi!

March Cahaya Siagian,
SMAN 1 Siantar Narumonda

HARI ITU

Aku akan menemukannya
Hari itu
Dimana aku akan bercerita tentang segalanya
Sebuah cerita yang tak mudah tuk di mengerti
Seakan segala kenangan akan cerita itu terulang kembali
Seiring dengan berjalannya waktu
Kenangan itu tak mungkin pudar
Biarkanlah waktu yang menghapusnya
Karna...
Ku tak mampu menghapusnya

Felicia F.D.IX
SMP Budi Murni-3
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru