Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

P u i s i

- Minggu, 06 Agustus 2017 19:19 WIB
364 view
Garam

Gemuruh memecah langit tertimpa badai
Tersayat-sayat perih
terlumuri air garam
terlempar ke tanah
Melayang di udara menebar
Tertusuk duri di atas luka
Terasah dengan darah
Hembusan angin
membawa badai
memecah langit diatas langit

Anisa W Manurung
SMAN 1 NARUMONDA


Hambar

Kuseperti tak hidup
ku seperti bukan diriku
hambar terasa hidup ini
tanpamu disisi

Lidia Sidauruk IX,
SMP Budi Murni 3 Medan


Bulan

terang indah
sinarmu diangkasa
membuat
hatiku berbunga-bunga
Kupandang
kau memandang
kulihat
kau melihat
bulan...
kau sangat terang
bagai benderang
dimalam yang kelam

Ricky Sitanggang
Budi Murni I Medan


Lebah Kuning

Bagaikan burung surga
Yang mengelilingi dunia
Tak kenal jauh atau dekat
Semua dirasakan seperti madu
Dentang nafasmu menyuarakan hari hingga senja
Tak ada lelah menggoreskan sayap mu
Dan tak ada ragu untuk mu terbang melewati topan
Menerbangkan segala keluh kesah saat aku ingin terbang bersama mu
lebah kuningku
Engkau selalu memberikanku tetesan manis
Yang memberiku kekuatan dan
Mengajarku terbang ke angkasa yang kuat
Sehabis hujan
Tepat pelangi di hadapan ku
Indah... dan Menakjubkan bumi
Sarangmu akan besar
Dan sarang mu akan menghasilkan madu yang banyak
Saat perjuangan mu telah berhenti

Jesiska Yolanda Sirait
SMAN 1 SIANTAR NARUMONDA


Kebakaran

Api yang kecil menjadi besar
api yang kecil menjadi membara
kau habiskan rumah penduduk
Tak ada yang tersisa
hanya debu seperti pasir

Josua Tarigan
SMP Budi Murni 3 Medan


Masa Laluku

Ingatkanku  tentang masa laluku
Masa-masa yang indah untuk dilupakan
Inginku memutarnya  kembali
Setiap hari aku memikirkan tentang masa lalu kita
Sungguh indah masa-masa yang kita lalui
Yakinkan lah aku yang akan menjadi
Orang yang berarti bagi hidupmu
Untuk selamanya dan untuk yang terindah

Dubert I Depari
SMP Budi Murni 3 Medan


Hitam

Mentari senyum
Burung bernyanyi
Alam mainkan musik
Surga dalam dunia hampa
Terlelap tapi berlari
Hitam bukan abu-abu
Hitam menunjukkan putih
Suci tapi ternodai
Titik bening menyelimuti wajah
Hempus menepiskan semua angan
Abu-abu tampak jelas
Suci itu telah hilang
Yang ada hanya keabuan

Hunny Septiana Marpaung
SMAN 1 SIANTAR NARUMONDA


Harapku

Bisikkan inginmu oh hatiku
Agar pikiranku mengerti apa pintamu
Dan ragaku akan membawamu, seperti harapmu
Umbarlah hai hatiku, karena aku sang raga tak berdaya
Hanya termenung raga penuh bimbang
Apa yang harus kulakukan agar kau bahagia
Bisikkanlah wahai hatiku pengisi jiwaku
Karena kita adalah satu dalam rasa
Biarlah isi kepalaku berpikir keras
Bagaimana cara tuk memahamimu
Biarlah itu sukar dilalui, asal rasakan kepuasan
Karena kau hatiku, penikmat segala rasa dalam ragaku
Harapmu menyatu jadi harapku
Aku hanya setumpuk daging membentuk raga
namun bisa merasakan sakit sama sepertimu
Aku dan kamu adalah satu jiwa
Harapmu menyatu jadi harapku.

Melly Gitzu Bre Corona
Alumni SMA VAN DUYNHOVEN SARIBUDOLOK


Lilin

Engkau hanya sebuah sinar kecil dihatiku
Biarpun sinarmu kecil
Tapi kau mampu menerangi setiap sudut ruangan
Kau meleleh sedikit demi sedikit
untuk menerangi kegelapan
Meskipun cahaya mu tak seperti lampu berpijar
Namun Hiduplah seperti lilin
Yang mampu memberikan cahayanya
untuk menerangi orang lain

Perantika Marpaung
Nasrani 2 Medan


Orangtuaku Kesayanganku

Oh orangtuaku engkau kesayanganku
engkau merawatku dari kecil hingga besar
dan aku selalu membuat kesalahan engkau menasehatiku
Orangtuaku aku berterima kasih kepadamu yang penuh cinta kasih merawatku
dan aku selalu dipangkuan orangtuaku
Terima kasih orangtuaku engkau selalu kukenang kasih sayangmu
Hans Christopher Silaen

SMP Katolik Budi Murni 3
Medan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru