Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026
Curhat

Move On

* Ias Shintya Dewi Sianturi - SMA Swasta Panti Harapan - Lawe Desky, Aceh
- Minggu, 15 Oktober 2017 18:19 WIB
932 view
Move On
Sulit untuk menumpahkan apa yang ada di sini, di dalam dada ini, yang menusuk hingga membekas di nadi dan sumsumku. Akibat semua itu, setiap langkahku seperti terombang-ambing. Tetapi, aku sudah bertekad bulat, tidak ada lagi waktu untuk mengharap bahkan meratapi apa yang kualami karena tingkahmu. Perlakuanmu, yang kurasa begitu kejam menikam hatiku... di rasaku!

Aku mulai mengenalmu ketika  langkahmu, tutur katamu, perhatianmu meninggalkan kesan indah di batinku. Ketika engkau terus-menerus mendekatiku dengan  pesonamu, hatiku terjerat ketat denganmu.

Saat itu pula aku mulai lupa siapa diriku. Aku ingin dekat dan terus berada di sisimu. Kau pun memenuhi hasratku. Kita kan terus saling mengisi.

Ketika itu, berulang kali kuutarakan, aku tak ingin berpisah darimu. Aku pun sudah menorehkan mimpi-mimpi yang hendak kita wujudkan bersama di suatu hari nanti. Tetapi, seiring berjalannya waktu, aku merasa ada yang berubah denganmu.

Mula-mula engkau mengaku sibuk hingga mengurangi waktu kita bersama. Aku mencoba maklum. Tetapi, ketika lama-kelamaan ragam alasan kauutarakan, aku mulai curiga.

Eee... benar. Ada pihak ketiga di antara kita. Begitupun aku tak mau berburuk sangka padamu. Aku hanya berpikir, bukan manusia namanya jika tidak pernah tergoda dan silap. Hanya saja, ketika aku dijadikan orang yang entah ke berapa, aku mulai sadar... kau ingkari semua apa yang pernah kau utarakan.

Waktu pertama kali tersadar, aku limbung. Kakiku seperti tidak mencecah ke bumi. Apalagi aku tahu siapa yang kini kau dekati, sebagai penggantiku.

Meski aku tahu siapa orang itu, aku tetap berdoa kiranya pilihanmu sekarang lebih baik dariku. Mudah-mudahan... akulah orang terakhir yang kau curangi. Sakit sekali rasanya dikhianati. Aku pun berdoa, engkau dijauhkan dari rasa seperti yang kunikmati seperti sekarang.

Sekali lagi, sakit sekali dikhianati. (d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru