Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

P u i s i

- Minggu, 18 Februari 2018 17:17 WIB
549 view
P u i s i
Hujan

Lagi ku bercerita tentang hutan
Bukan bermakna duka atau kepedihan
Tapi tentang anugerah
Hujan, berikan sejuta manfaat
Rintikannya jatuh dari tinggi ke rendah
Iramanya jatuhnya menarik tuk didengar
Aromanya juga menyenangkan
Aku ingin bercerita tentang hujan

Melly Andriani Br Ginting,
Alumni SMA Van Duynhoven Saribudolok


Gerhana Matahari

Semua bersorai menyambutmu
Semua berlomba melihatmu
Melihat indahnya dirimu
Dirimu sang fenomenal alam
Yang sukar dan berharga

Ella Simanjuntak,
SMP Budi Murni 3 Medan


Sahabatku

Dimana kamu dimana?
disini bukan
Tahukah kamu aku sangat merindukanMu
Rindu bercanda denganMu
Rindu saat bermain bersamamu
Tapi?
akankah itu terulang kembali
Masa-masa indah kita dulu
Sahabatku?

Perawati Marpaung,
SMAN 1 Siantar Narumonda


Kepergiannya

Pelangi yang indah itu
Mawar yang mekar itu
Matahari yang bersinar itu
Bintang yang berkelap kelip itu
Semuanya serasa hampa
Hampa dengan tiadanya dirimu disini lagi
Rindu yang takkan lepas tuk mendengarkan suara emasmu
Bernyanyilah dengan malaikat di surga
Selamat jalan Mike Mohede

Zefanya,
SMP Budi Murni 1 Medan


Pupus

Seputih kapas yang tak berarti
Jadi duri dan bening duka
Kapas putih sesuci merpati
Beri kasih tak ujung jua
Asa tak berkesudahan
Korban mengorbankan
Korban tiada guna
Terabai selalu terabai
Lagi, korban tiada guna
Korban tak akan lagi

Hetty Ana Thasya Sitorus,
SMAN 1 Siantar Narumonda


Rambut

Mahkota wanita
Yang tak seorang pun rela kehilangannya
Karena dengan rambutlah
Wanita terlihat sempurna

Ferawaty,
SMP Budi Murni 3 Medan


Dikikis Zaman

Moral habis dimakan zaman
Ditelan bulat-bulat dialog kekinian
Etos hemat,
Berdebat,
Berlari tergesah terantai berkarat
Monitor,
Candu bola mata
Handphone,
Menyusup ke seluruh belantara jenis manusia
Sulit membedakan tua dan muda
Impian pun mengawang-awang di story instagram, antik, namun wujudnya kelam.
Hak bertanya?
Berlawanan dengan zaman, mampukah memberi perubahan?
Sedari muslihat menghartabendakan segala cara kekuasaan
Aturan-aturan bermakna langgar
Kualitas rakyat menyempit amburadul
Modernisasi mendorong ketradisionalan sirna hilang dari jalur
Pengemis meraja di lampu merah
Mana janji ringkas kemarin?
Panjang lebar berkampanye: mungkinkah demi sebatas kursi backingan penyelesai masalah?
Sebutkan nama, masalah selesai.
Lihatlah,
Kaum muda pewaris Nusantara menipis
Kebhinekaan beragama pun terus terkikis
Gaya kebarat-baratan meraksasa pertumbuhan
Adat istiadat dianggap pengekangan
Sungguh meranalah pejuang-pejuang negeri ini
Manakala sifat patriotisme tandus ternodai
Pesanku, tidak perduli bukan sebuah kecuekan bagi masyarakat terpelajar. Bersuaralah menuai kebanggaan untuk bangsa ini, karena negaramu tempat tinggalmu.

Muhammad Rio Fani,
Medan
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru