Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 April 2026

Kader PKK PB Selayang II Diajak Terapkan Protokol Kesehatan

Redaksi - Minggu, 29 November 2020 14:00 WIB
320 view
Kader PKK PB Selayang II Diajak Terapkan Protokol Kesehatan
Dok/Humas Pemko Medan
BERIKAN MASKER : Pjs Ketua TP PKK Medan, Dian Arief Trinugroho, memberikan masker kepada kader PKK Kelurahan PB Selayang II, saat menyosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), serta protokol keseh
Peran kaum ibu agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan dinilai efektif. Oleh karena itu, pemerintah mengampanyekan ingat pesan ibu. Pemerintah berharap warga Indonesia mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sebagaimana seorang anak patuh terhadap ibunya sendiri.

Kampanye pesan ibu yakni memakai masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan sabun tersebut, yang saat ini juga gencar dilakukan TP PKK Medan terhadap para kadernya dan masyarakat.

Seperti yang dilakukan Pjs Ketua TP PKK Medan, Dian Arief Trinugroho, saat mengunjungi Kelurahan PB Selayang II, Senin (9/11) lalu. Dalam kunjungan itu, Dian turut didampingi Wakil Ketua I TP PKK Medan, Ismiralda Wiriya Alrahman, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Medan, Khairunisa.

Selain menyosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS), Dian juga mengajak kader-kader PKK Medan Selayang untuk menerapkan protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasan baru (AKB), yakni mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, menggunakan masker dan menjaga jarak.

"Atas ketiga indikator tersebut, kita juga akan melakukan gebrak masker kepada seluruh kader PKK dengan cara membagikan masker. Saya berharap pembagian masker ini menjadi motivasi kita semua dalam menggunakan masker bila keluar rumah," kata Dian.

Dian juga mengatakan sehat merupakan hak setiap individu agar dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari. Tentunya hidup sehat ini hanya dapat dicapai dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam gaya hidup sehari-hari. Oleh karena itu, perlu adanya pembinaan dan penyuluhan yang berkesinambungan kepada semua anggota keluarga agar mereka mau dan mampu atas kesadaran sendiri melaksanakan perilaku hidup sehat dan bersih.

"Karena itulah, PKK sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai penyuluh harus bisa menyampaikan program-program pembangunan khususnya program pembangunan kesehatan kepada masyarakat," tutur Dian.

Selain itu, Dian menambahkan, sosialisasi PHBS dan LBS mencakup 10 indikator yakni, persalinan ditolong oleh tenaga kesehatan, memberi bayi ASI eksklusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan air bersih, dan mencuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan menggunakan sabun.

Selanjutnya menggunakan jamban yang sehat, memberantas jentik dirumah sekali dalam seminggu, makan sayur dan buah setiap hari dan tidak merokok dalam rumah. (R17/c)

Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru