Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Efek Jera Bagi Begal Motor

- Rabu, 17 Juli 2019 12:59 WIB
424 view
Efek Jera Bagi Begal Motor
Setelah sempat mereda, begal kembali beraksi di Kota Medan. Publik terhenyak setelah menyaksikan rekaman CCTV yang beredar di media sosial. Pelaku terdiri dari beberapa orang dan hanya butuh beberapa menit merampas sepeda motor korban.

Begalnya bertindak beringas dan menggunakan senjata tajam. Korban takut pelaku gelap mata dan melukai dirinya. Itu sebabnya, tak ada perlawanan ketika dipaksa menyerahkan kendaraannya.

Dilihat dari aksinya, ada dugaan para pelaku merupakan pemain lama. Walau tak tertutup kemungkinan, begalnya orang baru yang terinspirasi aksi kriminalitas sebelumnya. Diperkirakan para begal sedang dalam pengaruh narkoba, dilihat cenderung nekad.

Polisi sebenarnya sudah memiliki tim khusus yang mengejar para penjahat jalanan. Itu sebabnya ada begal yang tertangkap. Namun, rasa was-was warga masih belum hilang, sebab begal yang beraksi di Medan diduga ada beberapa kelompok.

Rasa percaya warga harus dibangun kembali bahwa Medan merupakan kota yang aman. Sebab begal telah menjadi teror, terutama yang ingin keluar di malam dan pagi hari. Apalagi yang harus melewati lokasi yang relatif sepi dan minim penerangan.

Langkah polisi mengaktifkan patroli dan razia patut diapresiasi. Kehadiran polisi secara terbuka akan membuat warga rasa aman. Begal akan berpikir ulang beraksi jika ada patroli secara rutin, terutama di lokasi rawan.

Hanya pengamanan tertutup tetap diperlukan. Manakala begal terpergok beraksi, sebaiknya diizinkan melakukan penindakan dengan tembak di tempat secara terukur. Ini akan memberi efek jera bagi begal lain untuk beraksi.

Tak kalah pentingnya, warga harus menjadi polisi bagi dirinya sendiri dan lingkungan. Tingkatkan kewaspadaan, dengan memetakan potensi kerawanan kejahatan, di lokasi mana dan waktunya. Siskamling sebaiknya diaktifkan secara swadaya.

Layanan 24 jam menerima pengaduan tentang begal harus benar-benar aktif. Manakala ada kejahatan, ada tim yang siaga langsung bergerak. Jadi tidak menunggu ada pengaduan resmi.(**)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru