Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Tugas Besar untuk Danau Toba

- Minggu, 21 Juli 2019 10:21 WIB
655 view
Tugas Besar untuk Danau Toba
Tugas besar menunggu Danau Toba di tahun 2020. Ternyata besarnya dana yang dialokasikan membenahi kawasan ini tidaklah "gratis". Diharapkan tahun depan ada sumbangan devisa ke negara sebesar Rp 14 triliun.

Bagi pemerintah, Danau Toba bukan lagi prioritas, melainkan super prioritas. Tahun ini saja ada Rp 2 triliun digelontorkan ke sana. Angka yang sangat spektakuler, dan merupakan perhatian luar biasa dari pemerintahan Jokowi.

Memang sudah ada beberapa indikator yang menunjukkan adanya kebangkitan pariwisata Danau Toba. Catatan penerbangan di Bandara Silangit sangat menakjubkan. Pada 2016-2017 mencapai 300 persen. Angkanya dari 90 ribu tumbuh menjadi 280 ribu penumpang.

Bahkan pada 2018 jumlahnya mencapai 480 ribu penumpang. Meski sekarang ada penurunan akibat mahalnya tiket pesawat domestik. Diharapkan dengan turunnya harga tiket di kuartal ketiga tahun ini, akan melejit kembali jumlah kunjungan.

Itu sebabnya, pemerintah mendorong unsur Atraksi, Akses, dan Amenitas di Danau Toba agar berstandar internasional. Dari sisi atraksi, salah satu danau vulkanik terbesar di dunia itu ditargetkan akan mendapat pengakuan internasional dari Unesco Global Geopark. Ini mimpi yang sudah tertunda selama bertahun-tahun.

Dari sisi akses, infrastruktur bandara di Silangit sudah siap menjadi bandara internasional. Bandara Sibisa berbenah melayani penerbangan domestik. Untuk jalur darat, jalan tol dari Kualanamu-Tebing Tinggi diharapkan berlanjut hingga Parapat. Saat ini sudah tahap pembebasan lahan.

Dukungan warga sangat menentukan cepat tidaknya proses konstruksi. Jika mempersulit, maka bisa saja nasibnya seperti tol Binjai-Tanjung Mulia, yang sudah lama tertunda karena konflik lahan.

Jalan outer ring road di sekitar Samosir dan sekitar Danau Toba sudah dan akan terus dibenahi. Termasuk 4 pelabuhan yang menjadi akses utama ke Samosir. Untuk Amenitas sudah ada proyeksi investasi sebesar Rp6 triliun dari 7 investor di kawasan Danau Toba.

Dana besar dan target untuk Danau Toba ini bisa gagal jika semua pemangku kepentingan tak memberi hati dan dukungan dalam bersikap dan berkontribusi. Mari lepas ego masing-masing, agar kepercayaan pemerintah pusat, investor dan wisatawan tetap terjaga. Kita berharap perubahan besar di sana juga berdampak terhadap kesejahteraan warga sekitar. (**)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru