Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Melindungi Anak dan Masa Depannya

- Selasa, 23 Juli 2019 11:20 WIB
437 view
Melindungi Anak dan Masa Depannya
Setiap tanggal 23 Juli, Indonesia merayakan Hari Anak Nasional (HAN) sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984. Ini bentuk kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap perlindungan anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal. Caranya dengan mendorong keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak.

Dengan demikian akan menghasilkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, berakhlak mulia dan cinta tanah air. Sebab masa depan Indonesia di tangan mereka. Salah memperlakukan anak sama saja dengan menghancurkan negeri ini.

Anak adalah harapan dan investasi bangsa Indonesia di masa depan. Kualitas anak-anak akan menentukan Indonesia menjadi bangsa yang kuat atau lemah. Itu sebabnya harus ada strategi bagaimana membesarkan, mendidik dan memerlakukan anak.

Perayaan hari anak di setiap belahan dunia berbeda. Secara global, Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni dan Hari Anak Universal diperingati setiap tanggal 20 November. Tujuannya sama, yakni untuk menghormati hak-hak anak.

Banyak orangtua memerlakukan anak sesuai keinginan saja. Mereka tak ditanya apa keinginannya dan anak dijadikan sebagai proyek ambisius untuk meraih keberhasilan. Padahal sebenarnya, hanyalah kompensasi kegagalan ayah ibunya di masa lalu.

Itu sebabnya, melalui peringatan HAN, pemerintah dengan seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat bersama-sama berpartisipasi secara aktif. Harus ditingkatkan kepedulian dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak. Tak ada lagi diskriminasi, dan memastikan segala hal yang terbaik untuk anak dalam pertumbuhan dan pekembangannya.

HAN harus dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan kepedulian semua warga bangsa Indonesia, baik orangtua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media massa dan pemerintah terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Ada 79,6 juta anak pada tahun 2018 yang telah tumbuh dan berkembang secara optimal, sehingga menjadi generasi penerus yang berkualitas tinggi. Itu sebabnya tema yang ditetapkan dalam Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 adalah terkait pentingnya kualitas keluarga dalam perlindungan anak.

Tema HAN adalah "Peran Keluarga dalam Perlindungan Anak" dengan slogan "Kita Anak Indonesia, Kita Gembira". Anak gembira berarti tidak sakit. Ada unsur kecerdasan di dalamnya. Anak bisa belajar dengan riang. Gembira adalah ekspresi lahir batin.
Setiap orang diharapkan sadar akan tanggung-jawabnya terhadap anak. Berhentilah memerlakukan mereka secara sembrono. Keluarga harus berada di garis terdepan untuk melindungi anak dan masa depannya. (**)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru