Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Menjaga Habitat Orangutan Tapanuli

- Jumat, 26 Juli 2019 11:14 WIB
449 view
Menjaga Habitat Orangutan Tapanuli
Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) merupakan spesies kera besar terlangka. Data International Union for Conservation of Nature (IUCN) menyebutkan, populasi orangutan itu kini hanya 800 dan dikategorikan Critically Endagered. Jenis ini baru ditemukan pada awal November 2017 lalu.

Ada keunikan jenis ini sebab bisa menjadi model pembelajaran bagi manusia. Orangutan ini memiliki daya jelajah luas serta bersifat frugivora (pemakan buah). Saat menelusuri hutan dengan cara bergelantungan dari satu pohon ke pohon, orangutan secara tidak langsung akan menyebarkan biji.

Selain itu, induk orangutan dalam mengasuh anaknya mirip dengan manusia. Mereka merawat dan mengajari anaknya hingga usia sekitar 8 tahun. Anaknya diajari mencari dan mengolah makanan sendiri dan bagaimana cara pembuatan sarang.

Dari kedua fakta ini, orangutan sebenarnya sangat berperan dalam pelestarian hutan. Aktivitas mereka tidak akan mengganggu manusia sepanjang hutan masih lestari. Justru manusia lah yang berulah sehingga orangutan bisa masuk ke perladangan, bahkan perkampungan.

Banyak wisatawan datang ke Indonesia karena orangutan. Fisik dan kecerdasannya yang mirip manusia menjadikannya sebagai daya tarik. Dunia menginginkan spesies tersebut dilestarikan sebagai bagian dari sejarah peradaban dunia.

Sayangnya habitat orangutan langka ini kini terancam. Aktivitas pembalakan liar merusak tempat tinggal dan sarana orangutan mencari makan. Jika dibiarkan jenis ini bakal hanya tinggal sejarah dalam buku Biologi.

Orangutan merupakan hewan yang dilindungi. Sensitivitas pemerintah diuji di sini agar segera bergerak. Diharapkan ada tindakan segera untuk melindunginya.

Pelaku perambahan hutan tersebut harus segera ditangkap. Tidak sulit sebenarnya, sebab ada polisi khusus kehutanan yang bertugas di wilayah Tapanuli Selatan yang menjadi habitat orangutan. Bila perlu minta bantuan TNI dan Polri untuk merazia kawasan hutan tersebut.

Ke depan diharapkan ada kepedulian makin besar terhadap perlindungan orangutan. Mereka merupakan kekayaan alam Indonesia yang telah menjadi warisan berharga bagi dunia. Mari jaga habitatnya dengan melestarikan hutan. (**)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru