Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Negeri Seribu Destinasi Wisata

- Rabu, 31 Juli 2019 13:59 WIB
456 view
Negeri Seribu Destinasi Wisata
Baru dua hari kunjungan Presiden Jokowi ke Tapanuli sudah membuka mata dunia. Betapa negeri di lereng Bukit Barisan tersebut tak hanya memiliki Danau Toba sebagai destinasi wisata. Ada banyak lagi potensi yang selama ini sebenarnya sudah terekspos, tetapi kurang maksimal dikembangkan sehingga belum ramai pengunjung.

Begitu turun di Bandara Sisingamangaraja XII Silangit, Jokowi dan rombongan diajak melihat Sipinsur, Humbahas. Dari lokasi ini, Danau Toba terpapar indah bak lukisan kaca. Pemandangannya sebenarnya hampir mirip dengan Taman Simalem Resort, Tanah Karo.

Nasib Sipinsur yang beda dengan Taman Simalem Resort yang sudah ramai pengunjung lokal dan mancanegara. Harus diakui, Sipinsur masih miskin penataan. Bandingkan dengan Taman Simalem Resort yang penuh kreativitas dari pengelola. Padahal, Sipinsur dikelola pemerintah, sedangkan Simalem ditangani pihak swasta.

Kemarin, Presiden Jokowi meninjau Salib Kasih. Tempat bersejarah yang terkait dengan perkembangan gereja di Tanah Batak. Rura Silindung terlihat sangat indah dari tempat ini, selain hawanya sejuk, seperti di Puncak.

Jika dieksplor lagi, di Tarutung masih ada destinasi wisata yang unik. Sebut saja Air Soda, yang hanya ada dua yang masih ditemukan di dunia ini. Satunya lagi di Venezuela, jadi sungguh membanggakan dan menjual jika dipromosikan dengan baik.

Destinasi wisata lainnya masih menyebar di kabupaten lainnya selain Taput dan Humbahas, seperti Tobasa, Samosir, Simalungun, Tanah Karo, serta Dairi. Tinggal bagaimana mengelolanya secara terpadu sebagaimana keinginan Pemerintah Pusat. Turis bisa ditawarkan berkunjung secara berkelanjutan untuk menikmati Danau Toba dan sekitarnya.

Melihat besarnya potensi ini, membuat pemerintah tak ragu menggelontorkan dana yang sangat besar. Danau Toba bukan lagi prioritas, tetapi super prioritas. Pariwisatanya ditargetkan sejajar dengan Bali yang sudah jaya duluan.

Untuk mengembangkannya, tak mungkin hanya pemerintah yang peduli. Semua pemangku kepentingan mesti berkontribusi merawat dan menjaganya. Jangan rusak citra yang sedang dibangun hanya karena kepentingan atau keuntungan sesaat.

Negeri seribu destinasi ini merupakan anugerah Tuhan yang mesti dipertanggungjawabkan dengan memberi yang terbaik. Mulailah dari hal kecil seperti menjaga kebersihan, ramah kepada wisatawan dan buat mereka nyaman seperti di rumah sendiri.
Keramahtamahan yang sebenarnya memiliki akar budaya di Danau Toba mesti ditunjukkan secara nyata sebagai daya tarik pariwisata. (**)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru