Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Semangat Melawan Kanker

- Selasa, 07 Januari 2020 11:56 WIB
329 view
Semangat Melawan Kanker
batam.tribunnews.com
Artis senior Ria Irawan akhirnya menghembuskan nafas terakhir kemarin.
Artis senior Ria Irawan akhirnya menghembuskan nafas terakhir kemarin. Genap sepuluh tahun dia berjuang melawan penyakit kanker. Dia tutup usia pada 50 tahun dengan semangat yang tak pernah padam.

Studi Globocan memprediksi pada tahun 2020, jumlah kasus kanker baru di Indonesia sebanyak 366.875 kasus, dengan 239.030 kematian. Pada tahun 2030 diprediksi menjadi 489.802 kasus dengan 334.749 kematian. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan Kementerian Kesehatan pada tahun 2013, ada 347.792 kasus kanker. Dengan kata lain prevelansi kasus kanker di Indonesia 1,4 per 1.000 penduduk.

Angka kanker tertinggi di Indonesia untuk laki-laki adalah kanker paru-paru, sebesar 19,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 10,9 per 100.000 penduduk. Diikuti dengan kanker hati sebesar 12,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 7,6 per 100.000 penduduk. Sedangkan kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara, yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk. Diikuti kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk.

WHO memerkirakan di seluruh dunia pada tahun 2012 ada 14 juta kasus kanker baru, dan 8,2 juta kematian di dunia karena kanker. Tingginya kematian karena kanker, antara lain disebabkan pasien umumnya berobat setelah dalam stadium lanjut. Padahal, kalau kasus kanker ditemukan dalam stadium 0 atau 1, peluang harapan hidup bisa 100 persen.

Penyebab kenapa baru stadium lanjut, terkait rendahnya kesadaran masyarakat, dan pengetahuan. Kemudian menjamurnya pengobatan alternatif yang katanya lebih murah tapi tidak ada bukti ilmiahnya. Sebab lainnya mitos seputar kanker masih beredar luas kemudian kurangnya faskes dan tenaga kesehatan yang memadai, terutama di daerah terpencil.

Tingginya biaya pengobatan kanker juga menjadi masalah. Mengutip Oncology Analytic tahun 2011, biaya obat kanker bervariasi mulai dari sekitar Rp 2 juta sampai Rp 146 juta. Tergantung pada stadium mana kankernya terdiagnosa. Biasanya jenis pengobatan akan menentukan biaya yang dikeluarkan.

Rumah sakit yang memiliki fasilitas radioterapi di Indonesia masih sedikit. Padahal keberadaan fasilitas radioterapi ini penting bagi pengobatan penyakit kanker. Di seluruh Indonesia hingga kini baru puluhan rumah sakit yang memilikinya. Diharapkan pemerintah dan swasta bisa menambah ketersediaan sarana pengobatan ini.

Kanker bukanlah kutukan yang tak ada solusi. Makin cepat terdeteksi, maka semakin tinggi kemungkinannya untuk sembuh. Manfaatkanlah fasilitas BPJS Kesehatan yang layanannya sudah ada untuk penyakit kanker. Kita berharap terapi bagi penderita kanker bisa tersedia hingga ke kabupaten dan kecamatan.

Ria Irawan memang akhirnya meninggal karena kanker. Sikapnya yang tak kenal menyerah dan terus berupaya, harus menjadi teladan. Kendati menghadapi kondisi kesehatan yang memburuk, dia selalu memberikan semangat bagi para pasien kanker lainnya.(**)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru