Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 03 Oktober 2026

Makna Kunjungan Jokowi ke Humbahas

Redaksi - Jumat, 30 Oktober 2020 16:54 WIB
779 view
Makna Kunjungan Jokowi ke Humbahas
dok. Istimewa
Presiden Jokowi beserta rombongan saat tiba di bandara Silangit
Humbang Hasundutan merupakan salah satu daerah (kabupaten) yang dimekarkan dari Tapanuli Utara. Wilayahnya sangat potensial dan iklimnya pun sangat mendukung untuk pengembangan pertanian. Selain itu daerah ini juga punya potensi wisata Danau Toba dan wisata sejarah panjang perjuangan Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII yang lahir dan punya istana di lembah Bakkara, Humbahas.

Selain hasil pertanian dan "Lintong Coffee" yang sudah terkenal ke manca negara ini, Humbahas yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Samosir dan Pakpak Bharat ini juga memiliki kawasan hutan yang cukup luas. Potensinya sangat besar, baik dari kayu maupun hasil hutan lainnya dari kayu dan getah kemenyan yang harganya cukup menggiurkan. Sehingga hutannya pun menjadi santapan empuk perusahaan kayu di daerah ini.

Karena ketersediaan lahan yang cukup luas dan didukung curah hujan tinggi, maka pemerintah pusat pun telah melirik Humbahas menjadi lokasi food estate hortikultura di Indonesia, tepatnya di Desa Ria-ria, Kecamatan Pollung. Luas arealnya pun direncanakan tidak tanggung-tanggung, yaitu mencapai 30.000 hektare. Tahun ini sudah akan ujicoba seluas 1.000 hektare oleh Kementerian Pertanian. Dalam tempo 3 tahun proyek food estate itu akan terealisasi dengan tanaman bawang merah, bawang putih dan kentang.

Melihat potensi pertanian, kehutanan dan pariwisata ini, maka wajar saja kabupaten yang baru berdiri tahun 2003 (17 tahun lalu) ini menjadi lebih maju dari kabupaten induknya Tapanuli Utara. Juga bakal lebih maju dari saudaranya (kabupaten) lain yang mekar dari Taput seperti Kabupaten Toba dan Samosir.

Mungkin karena potensi ini jugalah maka Presiden Jokowi tertarik mengunjungi daerah ini. Kunjungan ketigakalinya dilakukan, Selasa (27/10/2020). Kunjungan ini tentu merupakan dukungan pembangunan Humbahas yang patut disambut masyarakat, terlepas dari riuhnya proses pilkada dengan calon tunggal di daerah itu.

Seharusnya para pihak yang kurang mendukung pasangan calon tunggal Bupati/Wakil Bupati Humbahas melakukan koreksi diri apa yang sudah mereka perbuat untuk memajukan daerahnya. Sehingga pembangunan infrastruktur yang sudah baik pada masa kepemimpinan Drs Maddin Sihombing MSi selama 2 periode (2005-2010 dan 2010-2015) dilanjutkan dengan pembangunan pertanian dan pariwisata jangan sampai terganjal karena sikap masyarakat yang kurang mendukung personal tertentu.

Kepentingan Kabupaten Humbahas yang berpenduduk 190.186 jiwa (data 2019) ini jauh lebih besar dibanding kepentingan sekelompok orang. Pembangunan Humbahas jauh lebih penting dibanding kepentingan-kepentingan sepihak yang tidak terakomodir.

Jika kepentingan itu dikesampingkan maka Humbahas akan menjadi kabupaten terkemuka dan termaju tidak saja di Sumut tetapi juga secara nasional.

Untuk menyukseskan pembangunan yang didukung sepenuhnya oleh pemerintah pusat itu, tentu harus didukung masyarakat dan pemerintah setempat. Sehingga siapa pun yang akan memenangkan Pilkada serentak 9 Desember 2020 nanti di Humbahas juga harus mendukung pembangunan ini demi masyarakat Humbahas.

Kalau masyarakat menginginkan kotak kosong yang riuh diperdebatkan akhir-akhir ini, maka tidak ada yang boleh menghalangi. Namun jika masyarakat menginginkan pasangan calon tunggal yang juga merupakan petahana yaitu Dosmar Banjarnahor juga jangan sampai dihalang-halangi. Semua bebas memilih yang dirasa terbaik dan sesuai hati nurani, dan jangan karena dipengaruhi pihak lain apalagi yang punya kepentingan tertentu di Humbahas.

Seandainya pun masyarakat mayoritas memilih kotak kosong, bukan berarti pemerintah kabupaten akan kosong. Sudah pasti pemerintah tidak akan mengabaikan kepentingan masyarakat, khususnya dalam program pembangunan yang ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat itu.

Namun perlu diingatkan bahwa tidak selamanya apa yang kita inginkan selalu terpenuhi. Tapi lihatlah kepentingan yang lebih besar untuk kemajuan Humbahas dan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Presiden Jokowi kita harapkan bisa memacu semangat masyarakat Humbahas untuk lebih giat lagi sehingga cepat lebih maju dibanding daerah lainnya di Indonesia. (*)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Rantauprapat Diselimuti Asap Lagi

Rantauprapat Diselimuti Asap Lagi

Rantauprapat(harianSIB.com)Kota Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, kembali diselimuti kabut asap, Jumat (2/10/2026). Kondisi tersebut memb