Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Baskami Ginting Desak Pemko Medan-Deliserdang Bangun Jembatan Penghubung Namorambe - Simalingkar B

Redaksi - Jumat, 26 Februari 2021 17:44 WIB
604 view
Baskami Ginting  Desak Pemko Medan-Deliserdang Bangun Jembatan Penghubung Namorambe - Simalingkar B
(Foto Dok/BG)
RESES : Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting dalam kegiatan reses di kawasan  Gedung Johor, Jumat (26/2/2021), berjanji segera  meneruskan aspirasi masyarakat untuk mendesak  Pemko Medan dan Kabupaten Deliserdang berk
Medan (SIB)
Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting mendesak Pemko Medan dan Kabupaten Deliserdang untuk berkolaborasi membangun jembatan yang menghubungkan Kecamatan Namorambe - Gedung Johor dan Simalingkar B melalui Sungai Babura, guna mendekatkan akses antar kedua kabupaten.

"Rencana membangun jembatan menghubungkan kawasan Gedung Johor - Simalingkar B yang hanya membatasi Sungai Babura itu sudah lama direncanakan. Bahkan plank rencana pembangunan jembatan itu sudah terpampang bertahun-tahun di pintu masuk pekuburan Simalingkar B milik Pemko Medan itu," ujar Baskami Ginting kepada wartawan, Jumat (26/2/2021), di DPRD Sumut seusai melakukan kegiatan Reses di Simalingkar B.

Politisi PDI Perjuangan Sumut ini menilai, pembangunan jembatan penghubung dua kabupaten itu sangat mendesak dan perlu segera dibahas dalam Musrenbang Pemko Medan dan Deliserdang, demi memajukan kedua wilayah tersebut sekaligus memudahkan akses kedua daerah.

Ada beberapa alasan yang sangat urgen mengapa jembatan penghubung kedua kawasan yang berada di dua kabupaten tersebut perlu segera dibangun, ujar Baskami, yakni untuk memudahkan akses ke lokasi pengembangan Kampus USU di Simalingkar B serta memudahkan ke kawasan Kebun Binatang.

"Jika jembatan itu terealisasi, tentunya akan memudahkan para civitas akademika USU hilir mudik ke kawasan Kota Medan, Deliserdang tanpa harus memutar dari Jalan Pintu Air IV. Apalagi saat waktu normal, tingkat kemacetan di kawasan Jalan Pintu Air IV dari arah Medan dan sebaliknya cukup padat, khususnya di jam-jam kerja, jam pulang kerja dan sekolah," terangnya.

Jika jembatan dibangun, katanya, akan memecah arus lalu-lintas menuju kawasan Pasar Induk Lau Cih di Kecamatan Tuntungan, serta memudahkan warga Kecamatan Namorambe, Deliserdang memasarkan hasil perkebunan dan pertanian ke Pasar Pancurbatu dan Pasar Induk Laucih.

Bagi wisatawan lokal, tambah Baskami, tentunya akan semakin banyak warga mengakses kawasan wisata Kebun Binatang Medan, kawasan Argowisata di Pancurbatu hingga memecah arus lalu lintas dari dan ke Berastagi.

"Banyak sekali manfaat jika jembatan Gedung Johor dan Namorambe - Simalingkar B dibangun dan diprediksi arus pendapatan daerah akan bertambah," terang Baskami sembari menambahkan perlunya segera dibuat studi kelayakan secara cermat, agar manfaatnya bisa dinikmati masyarakat.

Baskami juga yakin, Pemprov Sumut sangat mendukung jembatan itu terealisasi, asal Pemko Medan dan Pemkab Deliserdang mau duduk bersama, melepaskan ego sektoral sehingga daya dukung pembangunan kewilayahan yang lebih punya visi Mebidangro, akan terwujud tanpa ada kesan satu pihak untung dan pihak lain dirugikan.(*).

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru