Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Mongol Stres Juri Stand Up Comedy Freedom Competition PSP Foundation di Medan

- Jumat, 29 Maret 2019 16:11 WIB
1.243 view
Mongol Stres Juri Stand Up Comedy Freedom Competition PSP Foundation di Medan
SIB/Dok
Ketua PSP Foundation Gandi Febraska Manurung dan Martin Manurung.
Medan (SIB) -Mongol Stres menjadi juri utama dan tamu dalam Stand Up Comedy Freedom Competition yang diadakan Pranada Surya Paloh (PSP) Foundation pada Sabtu (30/3) di Serayu Kopi Jalan Sei Serayu Medan. Dalam kegiatan yang dimulai pukul 17.00 WIB tersebut, komedian asal Manado itu menilai bersama para pesohor seperti Ramos alumni SUCA 4 dan Pak Baho yang alumi SUCA 2.

Ketua Panitia Kompetisi Iman Surya Abadi Damanik mengatakan, kompetisi hanya diikuti 25 peserta dengan memperebutkan hadiah total Rp10 juta. "Yang menarik, setelah menilai peserta, seluruh komedian yang menjadi juri, tampil bersama," tambah pria yang dekat disapa Imam Batax didampingi Ketua Komunitas Stand Up Comedy Freedom Muhasta.

Menurutnya, animo komika di Medan sangat besar. Parameternya begitu perlombaan dibuka pendaftarannya langsung penuh. "Peserta berasal dari komunitas Stand Up Comedy Deli, Stand Up Comedy Freedom, Stand Up Comedy Sunggal dan umum, pelajar dan mahasiswa," jelas komedian yang populer pasca menjadi peserta dalam SUCA 2 Indosiar tersebut. "Tujuannya ingin memberi ruang dan waktu pada kaum milenial untuk berbuat positif. Nantinya, anak-anak muda antihoaks dan berbuat yang merugikan," tambahnya.

Imam Batax mengatakan, Mongol menjadi perhatian karena datang sehari dan langsung menilai perlombaan untuk kembali pergi dari ibu kota Sumut. "Itu sebabnya, kompetisi menjadi satu peristiwa berkualitas karena komika Medan sharing dengan bintang stand up level nasional. Inilah kali pertama Mongol datang menjadi juri kompetisi di Medan," tambahnya.

Di tempat terpisah, Ketua PSP Foundation Gandi Febraska Manurung mengatakan, kegiatan adalah satu dari banyak kegiatan yang diadakan Prananda Paloh dalam menyalurkan bakat dan minat kaum milenial di daerah ini.

Menurutnya, sebelum kegiatan dimaksud, anggota Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) DPR RI itu dilakukan lomba futsal, pembukaan kelompok peternak unggul dengan modal gratis dari Prananda Paloh, pemberian kaki palsu gratis yang bekerja sama dengan Kick Andy Foundation serta pelatihan pembuatan blog. "Prananda Paloh ingin kualitas kaum milenial di Sumut khususnya Dapil Sumit 1 yang mencakup Medan - Deliserdang - Serdang Bedagei dan Tebingtinggi dapat diandalkan memasuki Revolusi Industri 4.0," tegas Gandi Manurung.

Dalam hal membangun kualitas dan memberi kesempatan pada kelompok milenial, bersamaan dengan Stand Up Comedy Freedom Competition, ada lomba foto booth pada hari yang sama. "Lomba foto Instagram tersebut kerja sama PFI Medan - PSP Foundation," jelas Gandi Manurung sambil mengatakan lomba menggunakan akun jejaring sosial.

Ia mengatakan, panitia lomba via Instagram itu ditangani Hermansyah. "Lomba sudah ditutup pada Rabu (27/3) dengan menjaring 1.000 foto yang masuk. Lomba berhadiah Rp 30 juta!"

Hermansyah mengatakan, untuk lomba foto dengan 16 pemenang. Ia meminta seluruh peserta hadir saat pengumuman dan pemenang langsung diberikan hadiar bersamaan dengan pemenang Stand Up Comedy Freedom Competition. "Sang indah jika peserta lomba memberi semangat pada peserta Stand Up Comedy Freedom Competition," tutup pria yang disapa Awot tersebut. (T/R10/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru