Jalan Nasional Karo - Dairi "Hancur-lebur", Kementerian PUPR Didesak Segera Perbaiki


349 view
Jalan Nasional Karo - Dairi "Hancur-lebur", Kementerian PUPR Didesak Segera Perbaiki
Foto: Kolase/harianSIB.com
H Anwar Sani Tarigan SE Salmon Sumihar Sagala SE 

Medan (harianSIB.com)

Kalangan anggota DPRD Sumut melihat kondisi jalan nasional jurusan Karo - Dairi penghubung Provinsi Sumut - kawasan Pantai Barat - Aceh, saat ini "hancur-lebur" penuh lubang. Akibatnya, arus-lalu lintas di kawasan tersebut terancam lumpuh jka tidak segera diperbaiki.


"Dari hasil peninjauan kita di lapangan, jalan nasional jurusan Medan ke Kabupaten Karo sudah dalam pengerjaan. Tapi untuk ruas Karo - Dairi belum ada tanda-tanda perbaikan, sehingga sarana penghubung antar provinsi itu kondisinya sangat memprihatinkan dan perlu segera dilakukan perbaikan," kata anggota DPRD Sumut Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, H Anwar Sani Tarigan kepada wartawan, termasuk jurnalis Koran SIB Firdaus Peranginangin, Jumat (25/2/2022), di DPRD Sumut, seusai berkunjung ke Kabupaten Dairi.


Berkaitan dengan itu, Anwar Sani dan anggota dewan lainnya, Salmon Sumihar Sagala mendesak Kementerian PUPR dan BBPJN (Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional) Sumut untuk segera melakukan perbaikan. Jangan sampai arus lalu-lintas lumpuh mengingat kondisi jalan yang "kupak-kapik" sangat rawan terjadi kecelakaan.


Ditambahkan Anwar Sani, masyarakat Dairi dan Aceh yang kerap melintasi jalan tersebut, sudah lama merindukan adanya perbaikan jalan itu. Sebab, seluruh hasil bumi dari daerah itu, jika didistribusikan ke Medan wajib menggunakan jalur tersebut.


"Dengan hancurnya jalan tersebut, membuat waktu tempuh mengangkut hasil bumi masyarakat ke kota-kota di Sumut menjadi lambat, karena kendaraan terpaksa pelan-pelan melintasi jalan berlubang. Bahkan kerap terjadi insiden di jalan karena rusaknya, sehingga arus lalu-lintas terganggu dan terjadi kemacetan," ujar Anwar Sani.


Menurut Salmon Sagala yang juga anggota Komisi D ini, jalan nasional Karo - Dairi tersebut merupakan jalur vital bagi akselerasi pergerakan barang dan orang dari kawasan Pantai Barat maupun Provinsi Aceh menuju Medan, sehingga sangat tidak layak kalau kondisi jalannya terus dibiarkan rusak parah.


"Jalur tersebut sangat padat dilintasi kendaraan dari kawasan Pantai Barat, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Selatan, Aceh Barat, Kabupaten Pakpak Bharat, Samosir, Humbahas maupun Sibolga, sehingga mobilitas barang dan penumpang sangat tergantung dengan jalur tersebut,” ujar Anwar Sani.


Berkaitan dengan itu, tambah Salmon Sagala dan Anwar Sani mengatakan tidak ada alasan bagi Kementerian PUPR dan BBPJN Sumut untuk tidak memperbaiki jalur Karo - Dairi tersebut. Keduanya mengharapkan segera dialokasikan anggaran di APBN untuk perbaikan jalan itu. (*)

Editor
: Wilfred/Donna Hutagalung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com