Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 06 Juni 2026

Riset Ahli Saraf Finlandia: Dua Aktivitas yang Mampu Tingkatkan Kecerdasan Anak

Robert Banjarnahor - Minggu, 10 November 2024 09:59 WIB
426 view
Riset Ahli Saraf Finlandia: Dua Aktivitas yang Mampu Tingkatkan Kecerdasan Anak
(Dok. Pexel)
Ilustrasi anak.
Jakarta (harianSIB.com)

Para ahli saraf dari Universitas Eastern Finlandia mengungkapkan bahwa terdapat dua kegiatan penting yang dapat meningkatkan kecerdasan anak.

Penemuan ini merupakan hasil penelitian selama dua tahun terhadap 504 anak berusia 6 hingga 9 tahun dan telah diterbitkan dalam jurnal ilmiah peer-review.

Dari temuan penelitian itu, terungkap bahwa anak-anak yang menghabiskan lebih banyak waktu membaca dan aktif dalam tim olahraga mengembangkan keterampilan berpikir yang lebih baik dibandingkan yang hanya fokus pada aktivitas seperti komputer tanpa pengawasan hingga permainan bebas yang tidak terstruktur.

Studi itu juga menemukan bahwa hasil terbaik dalam memperoleh kecerdasan diperoleh anak-anak yang aktif dalam kegiatan olahraga, suka membaca, serta mengonsumsi makanan sehat.

"Peningkatan kualitas pola makan dan peningkatan olahraga serta membaca dikaitkan dengan peningkatan kemampuan kognitif," tulis para ilmuwan saraf, dikutip dari CNBC Indonesia.

Salah satu temuan penting dari penelitian ini adalah bahwa aktivitas fisik terstruktur, seperti olahraga, dapat meningkatkan keterampilan otak anak-anak. Temuan ini didasarkan pada penelitian sebelumnya, yang menunjukkan hubungan jelas antara peningkatan aktivitas fisik dan peningkatan fungsi otak, termasuk memori dan kemampuan belajar.

Menurut National Institutes of Health, anak-anak yang melakukan olahraga seringkali memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dan tingkat kecemasan serta depresi yang lebih rendah dibandingkan teman-temannya. Secara khusus, olahraga beregu mendorong peningkatan kesehatan mental dengan memadukan aktivitas fisik dengan hubungan sosial.

Namun, tidak hanya soal olah raga. Temuan sebuah penelitian di Universitas Cambridge pada awal 2023 juga menemukan bahwa membaca untuk hobi ternyata berhubungan dengan kesehatan mental, kreativitas, dan keterampilan berpikir yang lebih baik pada anak-anak.

Anak-anak yang lebih sering membaca mendapat skor tes kognitif lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang mengganti waktu membaca mereka dengan bermain handphone atau komputer, menurut penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Cincinnati Children's Hospital.

Selain itu, bermain video game di handphone atau layar komputer juga mereka anggap tak selalu buruk. Video game menawarkan beberapa manfaat bagi perkembangan anak-anak, meningkatkan daya ingat, kesadaran spasial dan - jika dimainkan dalam kelompok - keterampilan sosial, kata American Psychological Association.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru