Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Kemenhub Harap Ruang Udara Pesawat Tidak Terganggu Saat Uji Coba Taksi Terbang IKN

Wilfred Manullang - Rabu, 03 Juli 2024 15:31 WIB
372 view
Kemenhub Harap Ruang Udara Pesawat Tidak Terganggu Saat Uji Coba Taksi Terbang IKN
Foto: kari.re.kr
Taksi terbang
Jakarta (harianSIB.com)
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berharap ruang udara pesawat tidak terganggu saat uji coba taksi terbang di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Mekanisme taksi terbang dan wahana udara tidak berawak alias urban air mobility (UAM) pada prinsipnya sama.

"Jadi pihak penyedia atau apapun operatornya, kalau dengan konsep yang tentunya masih menggunakan ruang udara yang tidak bersinggungan dengan ruang udara untuk pesawat udara berawak, itu bisa dilakukan," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Sigit Hani Hadiyanto di Redtop Hotel, Pecenongan, Jakarta Pusat, dikutip Detik Finance, Selasa (2/7/2024).

Sigit pun menilai kajian komperhensif mengenai taksi terbang masih perlu dilakukan. Sebab, teknologi itu juga masih dicermati di berbagai belahan dunia, salah satunya oleh The International Civil Aviation Organization (ICAO).

Karena itu, Sigit menjelaskan taksi terbang tentu perlu izin khusus untuk bisa dioperasikan di IKN. Kesiapan operator juga perlu dilihat, termasuk juga koordinasi yang dilalukan kepada pihak yang hendak mengujicoba di bandara kepada pengelola bandara setempat serta penyedia layanan navigasi.

Menurut Sigit, izin bisa diberikan jika semua aspek dan persyaratan sudah dipenuhi oleh operator taksi terbang.

Pada akhir Mei lalu, taksi terbang hasil kerja sama dengan Hyundai yang akan diuji coba di IKN sudah mendarat di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Rencananya taksi terbang ini bakal diuji coba pada Juli, tetapi sebelum itu akan menjalani proses perakitan dan serangkaian inspeksi pada Juni.

Taksi terbang ini diimpor tidak dalam keadaan utuh melainkan beberapa pallet dan disimpan di Pelabuhan Semayang, Balikpapan. Sedangkan baterainya terpisah, kini sudah berada di Jakarta dan akan tiba di Samarinda pada 6 Juni. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru