Kapolres Batubara Gelar Pengajian dan Santuni Anak Yatim, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan
Batubara(harianSIB.com)Dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan nilainilai keimanan dan kepedulian sosial, Kapolres Batubara
Yogyakarta(harianSIB.com)
Sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta, setelah polisi menemukan indikasi perlakuan tidak manusiawi saat penggerebekan. Di tengah sorotan publik, Mahkamah Agung (MA) masih menelusuri kebenaran informasi yang menyebut pimpinan yayasan pengelola merupakan hakim aktif.
Juru Bicara Mahkamah Agung, Yanto, mengatakan, pihaknya telah menerima informasi terkait dugaan keterlibatan hakim aktif sebagai pimpinan yayasan daycare tersebut. Namun, ia menegaskan MA belum dapat memastikan kebenaran kabar itu.
"Ya, nanti kami cek dulu, apalagi ini masih suasana libur. Informasi yang kami terima juga baru hari ini, jadi akan kami klarifikasi terlebih dahulu kepada yang bersangkutan," ujar Yanto saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026), sebagaimana dilansir Republika.
Ia menambahkan, MA juga akan menelusuri aspek hukum terkait kemungkinan seorang hakim aktif menjabat dalam pengelolaan yayasan. Hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar langkah lanjutan yang diambil.
Baca Juga:Sementara itu, Polresta Yogyakarta membenarkan adanya dugaan kekerasan terhadap anak di daycare Little Aresha yang berlokasi di Jalan Pakel Baru Utara, Sorosutan, Umbulharjo. Kasus ini mencuat setelah lokasi tersebut digerebek aparat pada Jumat (24/4/2026) sore.
Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengungkapkan, petugas menemukan langsung indikasi perlakuan tidak layak terhadap anak-anak.
"Petugas melihat anak-anak diperlakukan tidak manusiawi, seperti kaki dan tangan diikat," ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan sekitar 30 orang yang terdiri dari pengasuh, pengelola, hingga petugas keamanan. Seluruhnya kini masih menjalani pemeriksaan intensif.
Dari total 103 anak yang dititipkan di daycare tersebut, sekitar 53 anak diduga mengalami kekerasan, dengan mayoritas korban berusia di bawah dua tahun.
Kasus ini terungkap setelah orang tua mulai curiga terhadap perubahan perilaku anak-anak mereka yang kerap menangis dan menunjukkan ketakutan saat hendak diantar ke daycare.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) turut menyoroti kasus ini. Komisioner KPAI Diyah Puspitarini menyebut kasus kekerasan di daycare bukan yang pertama terjadi.
Menurutnya, banyak daycare bermasalah yang beroperasi hanya dengan orientasi bisnis tanpa mematuhi aturan, termasuk perizinan dari dinas pendidikan dan pemerintah daerah.
"Pendirian daycare harus memiliki izin resmi. Tanpa itu, seharusnya tidak boleh beroperasi," tegasnya.
Di sisi lain, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendesak Polda DI Yogyakarta mengusut tuntas kasus ini. Ia menilai tindakan kekerasan terhadap anak merupakan kejahatan serius yang tidak bisa ditoleransi.
Sahroni juga meminta seluruh pihak yang terlibat, termasuk pihak di balik yayasan pengelola, untuk diperiksa. Ia menyinggung kabar yang menyebut pimpinan yayasan adalah hakim aktif.
"Kalau benar, saya minta Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung bertindak tegas. Tidak ada toleransi untuk kasus seperti ini," ujarnya. (*)
Batubara(harianSIB.com)Dalam rangka mempererat silaturahmi serta meningkatkan nilainilai keimanan dan kepedulian sosial, Kapolres Batubara
Medan(harianSIB.com)Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony yang akrab disapa Bung RA minta Kapolres Langkat yang baru, AKBP Hanndry PH Tambuna
Pematangsiantar(harianSIB.com)Sebagai wujud sinergitas dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, m
Medan(harianSIB.com)Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Ricky Anthony, meminta Kapolres Langkat yang baru, AKBP Hanndry PH Tambunan, mempriorit
Binjai(harianSIB.com)Atmosfer final Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Binjai. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai Anton Indrat
Tapteng(harianSIB.com)Banjir kembali merendam permukiman warga di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (17/7/2026) sore. Meluap
Jakarta(harianSIB.com)Anggota DPD RI asal Sumatera Utara, Pdt Penrad Siagian, berhasil mengadvokasi pemulangan dua ibu beserta bayi mereka y
Batubara(harianSIB.com)Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batubara mengamankan seorang pria berinisial MA (44), warga Kecamatan Tal
Lubukpakam(harianSIB.com)Pengadilan Negeri (PN) Lubukpakam menjatuhkan vonis pidana mati kepada terdakwa M Rasya Hasibuan alias MRH (19) dal
Lubukpakam(harianSIB.com)Bupati Deliserdang dr H Asri Ludin Tambunan menjagokan Argentina menjadi juara Piala Dunia 2026. Dukungan itu diber
Rantauprapat(harianSIB.com)Bupati Labuhanbatu dr Hj Maya Hasmita SpOG MKM menyambut kepulangan Caroline Cicilia br Nababan, siswi kelas I SD
Tapteng(harianSIB.com)Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkotika