Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 23 Agustus 2026

Pengembangan Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa 8 Pejabat Penting Riau Termasuk Bupati Inhu dan Sekdaprov, Ini Daftarnya

Redaksi - Rabu, 01 Juli 2026 17:42 WIB
649 view
Pengembangan Kasus Abdul Wahid, KPK Periksa 8 Pejabat Penting Riau Termasuk Bupati Inhu dan Sekdaprov, Ini Daftarnya
Foto: ANTARA/ASRI
Bupati Inhu Saat Rakor Karhutla.

Riau(harianSIB.com)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil sebanyak 13 orang dalam pengembangan kasus dugaan korupsi yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid dkk, Rabu (1/7/2026). Sebanyak 8 orang di antaranya merupakan pejabat penting di jajaran Pemprov Riau dan satu orang adalah Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Ade Agus Hartanto.

Ke 13 orang tersebut dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Marjani, ajudan Gubernur Riau Abdul Wahid.

"KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dalam dugaan TPK pemerasan dan penerimaan lainnya di Pemerintah Provinsi Riau Tahun Anggaran 2025, untuk tersangka MJN (Marjani selaku ajudan Gubernur Riau Abdul Wahid)," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis, Rabu (1/7/2026) seperti dikutip dari SabangMeraukeNEWS.com

Budi menyatakan, pemeriksaan terhadap para saksi berlangsung di ruang kantor BPK Perwakilan Riau di Jalan Sudirman, Pekanbaru.

Baca Juga:
Pemanggilan para pejabat dan kalangan swasta oleh KPK ini berlangsung di ujung persidangan korupsi dengan terdakwa Gubernur Riau Abdul Wahid, mantan Kadis PUPR Riau M Arief Setiawan dan Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M Nursalam. Pada Rabu ini, Pengadilan Tipikor Pekanbaru menggelar sidang pemeriksaan Arief Setiawan dan Dani Nursalam sebagai terdakwa.

Berikut daftar 13 saksi yang dipanggil KPK hari ini:

1.Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto

2. Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi

3. Mardoni, Kabid Anggaran pada BPKAD Riau

4. Matnuril, Kabid Perencanaan Pemanfaatan Hutan pada Dinas LHK Riau

5. Muhammad Taufiq Oesman Hamid, Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Riau

6. Purnama Irwansyah, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Riau

7. Syarkawi selaku Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Muda Bidang Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Riau

8. Thomas Lafro, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setdaprov Riau

9. Yan Dharmadi, Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau

10. Hatta Said, swasta

11. Ida Wahyuni, asisten rumah tangga

12. Iwan Pansa, swasta

13. Ripinuji, swasta

Neti Verawati, istri terdakwa kasus korupsi Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam membuka kejutan baru di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Rabu (1/7/2026). Ia mengaku pernah ditemui oleh pengacara Gubernur Riau, Abdul Wahid usai suaminya bersama Abdul Wahid dan Kadis PUPR Riau, M Arief Setiawan terjaring dalam operasi tangkap tangan KPK pada Senin, 3 November 2025 silam.

Pertemuan antara Neti dengan pengacara diduga bernama Kemal Shahab diawali dengan panggilan telepon pada 19 November 2025 silam. Saat itu, menurut Neti, Kemal menghubungi dirinya yang kebetulan sedang berada di kawasan Kuningan, Jakarta. Kemal mengajak Neti bertemu untuk membicarakan hal yang penting.

Neti dan Kemal kemudian bertemu di kafe Kopi Nusantara di Mal Ambasador, Jakarta. Pertemuan tersebut dibuka dengan pembicaraan basa-basi menanyakan kabar keluarganya.

Dalam pertemuan tersebut, kata Neti, Kemal bertanya apakah Dani pernah bercerita tentang sesuatu kepada dirinya. Neti menyatakan kalau Dani tak pernah bercerita tentang kasusnya.

Neti mengaku, pengacara Kemal menyebut telah beberapa kali bertemu dengan Abdul Wahid. Bahkan, Abdul Wahid dan Dani telah bertemu saat salat Jumat di kompleks gedung KPK.

Menurut Neti, pengacara Kemal bertemu dengan dirinya untuk menyampaikan pesan dari Gubernur Abdul Wahid.

"Alangkah baiknya kalau kita bersama, Kak. Kita harus bersama dalam menyelesaikan masalah ini," kata Neti menirukan ucapan Kemal.

Neti menceritakan, Kemal menyebut kalau Abdul Wahid sangat perhatian kepada suaminya Dani Nursalam.

"Sangking perhatiannya, Pak Wahid sudah menyediakan uang Rp 1 miliar untuk keluarga," kata Neti mengucapkan ulang dialognya bersama Kemal. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polri dan Pemprov Papua Dapat Nilai Terendah dalam Survei Integritas KPK
12 Jam Diperiksa KPK, Remigo Keluar Pakai Rompi Oranye
DPRDSU Apresiasi KPK Tangkap Bupati Pakpak Bharat
Remigo Berutu Terjaring KPK
Beri Dukungan, Aktivis Berharap KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkab Asahan
Isu Berhembus Kuat, KPK Periksa Sejumlah Pejabat Pemkab Asahan?
komentar
beritaTerbaru