Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 Juli 2026

Soroti Paradoks Pertumbuhan dan Defisit Kepercayaan, IKA USU Jakarta Gelar Diskusi Ekonomi

Victor R Ambarita - Sabtu, 04 Juli 2026 14:59 WIB
137 view
Soroti Paradoks Pertumbuhan dan Defisit Kepercayaan, IKA USU Jakarta Gelar Diskusi Ekonomi
Foto: Dok/IKA USU
Alumni USU Jakarta menggelar forum diskusi ekonomi bersama Prof Rhenald Kasali, di Bekasi, beberapa waktu lalu.

Jakarta(harianSIB.com)

Ikatan Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Wilayah Jakarta menyelenggarakan forum diskusi Ngobras (Ngobrol Santai) di Restoran Andaliman, Jakarta Escape, Bekasi, beberapa waktu lalu.

Forum yang dihadiri alumni USU se-Jabodetabek dari berbagai lintas profesi ini bertujuan untuk membedah tantangan dan peluang ekonomi Indonesia di tengah tekanan global yang masih bergejolak.

Guna mendalami isu tersebut secara komprehensif, forum ini menghadirkan Guru Besar Manajemen Universitas Indonesia, Prof. Dr. Rhenald Kasali, sebagai narasumber utama.

Kondisi makro ekonomi Indonesia saat ini tengah menunjukkan sinyal krusial yang memerlukan pencermatan kritis. Tercatat, PDB Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 5,61% secara tahunan pada kuartal pertama 2026.

Baca Juga:
Namun, di balik capaian positif tersebut, terjadi paradoks penyusutan kelas menengah dari 57,3 juta jiwa pada tahun 2019 menjadi hampir 48 juta jiwa pada tahun 2024, yang berarti terjadi penurunan lebih dari 9 juta orang dalam kurun waktu lima tahun.

Ketua IKA USU Wilayah Jakarta, Martogi Siahaan, memberikan kritik tajam terkait fenomena ini. "Persoalannya bukan hanya berapa persen pertumbuhan kita, tetapi pertumbuhan itu untuk siapa dan fondasinya seberapa kuat. Ketika yang mendorong PDB adalah belanja pemerintah, bukan investasi produktif swasta, kita perlu bertanya apakah ini pertumbuhan yang berkelanjutan?" tegas Martogi dalam keterangan persnya kepada harianSIB.com, Sabtu (4/7/2026).

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Klub Sepakbola Chelsea Pakai Kecerdasan Buatan
Ketua PWI Sumut Hermansyah : Sawit Salah Satu Penyelamat Ekonomi Indonesia Saat Krisis
Gerakkan Ekonomi Kreatif Dorong Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Lebih Cepat
Menaker Hanif Sebut Bonus Demografi RI Bisa Jadi Kekuatan Ekonomi
Faisal Basri: Ekonomi Indonesia Tidak Dikuasai Asing
Bank Dunia Sebut Ketahanan Ekonomi Indonesia Masih Kuat
komentar
beritaTerbaru