Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 Juli 2026

Tiga Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Hingga Tewas Ditangkap

Redaksi - Jumat, 10 Juli 2026 09:37 WIB
180 view
Tiga Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Hingga Tewas Ditangkap
ANTARA/Dokumentasi pribadi
Terduga pelaku berinisial A saat diamankan tim gabungan di sebuah lanting sedot emas, kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Jumat (3/7/2026).

Jakarta(harianSIB.com)

Tiga bandar narkoba yang diduga menjadi pelaku penyerangan hingga menewaskan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Kalimantan Tengah, ditangkap Tim gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri.

Ketiga tersangka ditangkap dalam operasi gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di sejumlah lokasi persembunyian di Kalimantan Timur.

"Ditangkap di Kalimantan Timur saat sedang dalam pelarian," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso kepada wartawan, Kamis (9/7/2026), melnsir Kompas.com.

Eko mengatakan penangkapan dilakukan di bawah pimpinan Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury.

Baca Juga:
Menurutnya, orang ketiga yang ditangkap bukan hanya berperan sebagai bandar narkoba, tetapi juga diduga terlibat langsung dalam penyerangan yang menyebabkan tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur saat menjalankan tugas.

Ketiga tersangka tersebut bernama Bio, Perie, dan Ramblan alias Busu. "Ketiga tersangka selanjutnya akan diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan dan pengembangan ke lapisan jaringan di atasnya," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan gugur saat melakukan operasi penyergapan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Operasi yang berlangsung pada dini hari itu berakhir ricuh. Petugas mendapat perlawanan dari sejumlah warga dan keluarga yang tiba-tiba melindungi bandar sabu.

Dalam peristiwa tersebut, Aipda Yudhi Perdana Putra meninggal dunia setelah mengalami luka bacok di bagian kepala. Sementara itu, dua anggota lainnya yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, sempat dilaporkan hilang setelah berupaya menyelamatkan diri dengan menyusuri Sungai Katingan.

Bripda Nopandri kemudian ditemukan meninggal dunia di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan pada Sabtu (4/7/2026). Sehari kemudian, Aiptu Sumariyanto juga ditemukan di kawasan DAS Katingan.

Dalam rangkaian penyelidikan sebelumnya, aparat juga telah mengamankan seorang pelaku tak terduga di sebuah lanting sedot emas di kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait

Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/theme/detail.php on line 406
komentar
beritaTerbaru