Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 22 September 2026

Kena OTT KPK, Bupati Pemalang Miliki Harta Rp 21,3 M

Redaksi - Rabu, 29 Juli 2026 15:25 WIB
451 view
Kena OTT KPK, Bupati Pemalang Miliki Harta Rp 21,3 M
Instagram/@prokompimnews_pemalang
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Jakarta(harianSIB.com)

Kepala daerah kembali terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro yang ditangkap pada Selasa (28/7/2026).

Operasi senyap itu dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Namun, ia tidak merincikan lebih lanjut terkait kasus yang menjerat bupati itu.

"Benar," kata Fitroh kepada CNNIndonesia.com, dikutip Rabu (29/7/2026). Anom merupakan kepala daerah ke-12 yang terkena OTT KPK sepanjang tahun ini.

Lalu berapa aset kekayaan yang dimiliki Anom Widiyantoro?

Baca Juga:
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Anom memiliki total kekayaan bersih sebesar Rp21,3 miliar.

Harta tersebut didominasi oleh kepemilikan 18 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai wilayah, antara lain Kabupaten Pemalang, Jakarta Timur, Surabaya, Semarang, Bandung, dan Kabupaten Gianyar. Nilai keseluruhan aset properti tersebut mencapai sekitar Rp12,2 miliar.

Di luar aset properti, Anom juga memiliki koleksi kendaraan berupa mobil dan sepeda motor, termasuk Mercedes-Benz dan Harley-Davidson, dengan nilai sekitar Rp1,1 miliar.

Selain itu, ia melaporkan harta bergerak lainnya senilai Rp440 juta, surat berharga sebesar Rp902,2 juta, kas dan setara kas Rp782,2 juta, serta aset lain senilai Rp7 miliar. Secara keseluruhan, total aset yang dimiliki mencapai sekitar Rp22,5 miliar.

Meski demikian, Anom juga memiliki kewajiban berupa utang sebesar sekitar Rp1,2 miliar. Setelah dikurangi liabilitas tersebut, total kekayaan bersihnya tercatat sebesar kurang lebih Rp21,3 miliar.

Ia bersama wakilnya, Nurkholes, resmi menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pemalang sejak 20 Februari 2025. Keduanya dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dari 2012, Total Sudah 34 Kepala Daerah Kena OTT KPK
Rekam Jejak Penanganan Perkara 4 Hakim Terkena OTT KPK
KPU: Peserta Pilkada yang Kena OTT KPK Tetap Punya Hak Kampanye
Bupati Jombang Nyono Kena OTT KPK
KY Diminta Lebih Responsif Sikapi Banyak Hakim Kena OTT KPK
Kepala Daerah di Jateng Kena OTT KPK, Ganjar: Benalu Harus Dipangkas
komentar
beritaTerbaru