Daulat Sinaga, pengusaha produk vanilli mengapresiasi kerjasama yang dilakukan oleh GAMKI dengan Chindo Business Center dan pemerintah Fujian, China.
"Melalui kerjasama ini, saya mendapatkan kesempatan untuk memasarkan produk vanilli saya ke jaringan di China. Semoga ke depannya semakin banyak produk UMKM Indonesia yang bisa menembus pasar internasional," harap Daulat yang memiliki produk vanilli dengan merek Mutiara Vanielli.
Sementara itu, Andar Saragih menyatakan, ada pembelajaran menarik dari perjalanan sepekan ke dua kota di Tiongkok.
"Kita wajib belajar dari tata kelola jalannya. Nampak sekali ruang untuk pejalan kaki dan pesepeda dibuat lebih luas dibandingkan kendaraan bermotor," kata Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara ini.
Andar menambahkan, dengan pengaturan seperti itu sistem mewajibkan masyarakat berolahraga, akibatnya penduduk Tiongkok dapat hidup sehat dan panjang umur.
"Terutama juga karena menghirup udara bersih yang rendah polusi," ujarnya. Selain itu, banyaknya pohon dan satwa di pinggiran jalan membuat suasana semakin bersih dan alami.
"Hal penting lain, warga Tiongkok ternyata sangat menghargai sejarah dengan mendokumentasikan semuanya dengan baik. Wajar mereka menjadi pintar dan termasuk bangsa papan atas di dunia saat ini," pungkasnya.(*)