Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 20 September 2026

Usai Kantor Summarecon, KPK Geledah Rumah Dirjen ATR Lampri

Redaksi - Sabtu, 19 September 2026 12:43 WIB
323 view
Usai Kantor Summarecon, KPK Geledah Rumah Dirjen ATR Lampri
Istimewa
KPK menggeledah tiga ruang kerja Dirjen di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kamis (17/9/2026).

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) buka suara soal kasus yang tengah diusut oleh KPK. Summarecon mengakui HGB yang menjadi perkara di KPK merupakan milik entitas anak perseroan. Namun, hingga saat ini, belum ada perubahan status hukum terhadap sertifikat HGB tersebut.

"SHGB yang sedang diurus tersebut merupakan milik entitas anak perseroan dan sedang dalam proses pemecahan dan sampai saat ini belum ada perubahan status hukum dikarenakan proses pengurusan tersebut masih berjalan," tulis manajemen Summarecon Agung dikutip dari Keterbukaan Informasi, Rabu (16/9).

Manajemen mengatakan saat ini permintaan keterangan awal dari KPK masih berlangsung. SMRA juga memastikan belum ada dampak pemberitaan tersebut terhadap status HGB hingga kegiatan operasional perseroan.

"Sampai saat ini belum ada dampak atas pemberitaan dan/atau proses pemeriksaan tersebut terhadap Perseroan, termasuk terhadap status HGB, aset, proyek, kegiatan operasional, maupun kondisi keuangan perseroan," jelas.

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara soal namanya disebut-sebut KPK dalam kasus dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) Summarecon yang menjerat empat orang kepercayaannya sebagai tersangka. Nusron mengaku menghormati proses hukum di KPK.

"Kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum dalam hal ini KPK. Kami juga akan mengikuti dan kami

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kasus Suap Wali Kota Kendari, KPK Geledah 5 Lokasi
Suap Sapi-Kambing, KPK Geledah Rumah Panitera Pengganti di Depok
Kasus Suap Gubernur Bengkulu, KPK Geledah 7 Tempat
Ungkap Korupsi Penjualan Kapal Perang, KPK Geledah 3 Lokasi
Kasus Dugaan Korupsi Jalan, KPK Geledah Kantor LPSE Papua
Kasus Korupsi untuk Naik Haji, KPK Geledah Rumah Sekda Banyuasin
komentar
beritaTerbaru