Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 22 September 2026

Baringin Panggabean Calon Dubes untuk Inggris

Redaksi - Selasa, 22 September 2026 16:34 WIB
149 view
Baringin Panggabean Calon Dubes untuk Inggris
Foto: Zamachsyari/kumparan
Konglomerat Baringin Panggabean di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (21/5).

Jakarta(harianSIB.com)

Komisi I DPR RI mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap 25 orang calon duta besar (dubes) untuk Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Mereka menjadi calon dubes di China hingga Inggris.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono menjelaskan, fit and proper test itu digelar selama dua hari, mulai Selasa hingga Rabu (23/9/2026)

Menurut dia, 25 calon dubes itu berasal dari rekomendasi pemerintah. "Habis selesai itu langsung dikasih ke pimpinan DPR," kata Anton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa dikutip dari republika.co.id

Menurut Anton, DPR RI hanya menguji beberapa hal dari puluhan calon dubes itu dan biasanya mereka akan lolos setelah mendapatkan rekomendasi dari pihaknya. Pasalnya, penyeleksian sebelumnya sudah dilakukan secara ketat oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Baca Juga:
Namun, menurut Anton, calon dubes itu bisa saja tidak lolos atau tidak direkomendasikan oleh DPR RI jika ada ketidakpatutan atau ada laporan dari masyarakat terhadap sosok calon dubes. Dia pun yakin, nama-nama yang dikirim ke DPR RI adalah yang sudah layak. "Biasanya sih nggak ada yang begitu, karena kan screening-nya Kemenlu kan ketat sekali ya." (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Penrad Siagian Pulangkan Dua Ibu dan Bayi Korban TPPO dari Kamboja
Viral WNI Diduga Kabur Saat Ikut Tur di Korsel, Kemlu RI Buka Suara
Penrad Siagian Selamatkan Wahyu Warga Marelan Medan dari Perusahaan Scam di Kamboja
KBRI Manama Benarkan Serangan di Pangkalan AS Bahrain, WNI Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
OJK Tuntaskan Penyidikan Tindak Pidana Sektor Jasa Keuangan PT Investree Radhika Jaya
Kemlu Ungkap Ratusan WNI Masih Berada di Kamp Pengungsi Suriah
komentar
beritaTerbaru