Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

1.600 Pekerja PLN Suarakan Kedaulatan Energi, Desak Evaluasi RUPTL 2025-2034

Leo Bastari Bukit - Rabu, 28 Oktober 2026 17:19 WIB
211 view
1.600 Pekerja PLN Suarakan Kedaulatan Energi, Desak Evaluasi RUPTL 2025-2034
Foto Dok/PLN SBU
FOTO BERSAMA: Sekitar 1.600 pekerja kelistrikan dari Sabang sampai Merauke foto bersama usai menggelar Rapat Akbar Serikat Pekerja PT PLN (Persero) di Plaza Terbuka Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Jakarta(harianSIB.com)

Sekitar 1.600 pekerja kelistrikan dari Sabang sampai Merauke menggelar Rapat Akbar Serikat Pekerja PT PLN (Persero) di Plaza Terbuka Kantor Pusat PLN, Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Dalam aksi tersebut, para pekerja mendesak evaluasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 demi memperkuat peran PLN dalam menjaga kedaulatan energi nasional.

Rapat akbar yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 itu mengusung tema "Penguatan Peran PLN sebagai Pemegang Kuasa Usaha Ketenagalistrikan Terintegrasi Sesuai Amanah Konstitusi demi Kedaulatan Energi Nasional".

Ketua Umum Serikat Pekerja PLN (SP PLN), M Abrar Ali dalam orasinya menegaskan bahwa sektor ketenagalistrikan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dikelola negara melalui PLN secara terintegrasi, mulai dari pembangkitan hingga pelayanan kepada pelanggan.

Ia meminta pemerintah mengevaluasi RUPTL 2025-2034 agar memberikan ruang lebih besar bagi PLN dalam mengelola pembangkitan listrik.

"RUPTL tahun 2025-2034 harus dievaluasi untuk memberikan peran yang sangat strategis kepada PLN sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 39 Tahun 2023, di mana ketenagalistrikan itu harus terintegrasi dari pembangkit sampai ke ritel," tegas Abrar.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru