Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Sebut Pileg 2014 Paling Brutal, NasDem Bentuk Tim Sengketa

- Selasa, 29 April 2014 20:46 WIB
411 view
 Sebut Pileg 2014 Paling Brutal, NasDem Bentuk Tim Sengketa
Jakarta (SIB)- Partai NasDem membentuk tim sengketa pemilu. Ketua Bidang Hukum dan Advokasi NasDem Taufik Basari mengatakan tim ini akan melayani pelaporan para caleg NasDem yang merasa dicurangi dalam pelaksanaan pileg 9 April.

"Kami membuka pendaftaran ke caleg NasDem jika mendapati suaranya diambil, adanya penggelembungan suara, pemindahan suara, atau hal-hal yang bermasalah dan mengganggu hak partai," ujar Taufik.

Hal ini disampaikan Taufik dalam jumpa pers terkait pembentukan tim sengketa pemilu di Kantor DPP NasDem, Jalan RT Suroso 44, Gondangdia Lama, Jakarta Pusat, Senin (28/4).

Taufik mengatakan pengaduan sudah bisa dilakukan mulai kemarin hingga dua hari setelah penetapan suara nasional oleh KPU. NasDem telah menyiapkan 50 pengacara dari internal partai.

"Mereka telah diberikan training khusus dan siap mendampingi NasDem sebagai pemohon dan sebagai pihak terkait jika ada yang menggugat NasDem, yang berpengaruh kepada suara NasDem," ulas Taufik.

Di kesempatan yang sama, Ketua Bidang Politik Pemerintahan Akbar Faizal menilai bahwa ada banyak persoalan serius dalam pelaksanaan pileg tahun ini. Namun beruntung dirinya masih mendapatkan kursi untuk maju ke Senayan.

"Pileg kali ini adalah pileg paling brutal. Saya adalah saksi karena saya sebagai caleg," kata Akbar.

"Seluruh tatanan UU No 8 tahun 2012 tentang pileg dan UU penyelenggara pemilu, takluk di hadapan politik uang dan sembako," tambahnya.

Akbar juga mengatakan bahwa NasDem tak akan pandang bulu untuk menindak kasus kecurangan. Bahkan jika ada sesama caleg NasDem yang curang, partainya akan menyiapkan sejumlah sanksi hingga yang terberat adalah dikeluarkan dari partai.

"Kami tidak melupakan NasDem sebagai pelopor gerakan perubahan," kata Akbar. (detikcom/q)

Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru