Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

Jadi Oposisi, Kepercayaan Publik terhadap Partai Demokrat Diyakini akan Pulih

*Kader di Sumut iap Back Up SBY
- Jumat, 02 Mei 2014 19:01 WIB
596 view
 Jadi Oposisi, Kepercayaan Publik terhadap Partai Demokrat Diyakini akan Pulih
Jakarta (SIB)- Partai Demokrat masih belum memastikan akan berkoalisi dengan partai lain atau membentuk poros tersendiri. Namun jika partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memilih menjadi oposisi, kepercayaan publik diyakini akan pulih.

"Peran oposisi memang strategis bagi Demokrat untuk membangun kembali kepercayaan publik untuk berbicara dalam kancah politik 2019," ujar Direktur Eksekutif PolcoMM Institute, Heri Budianto, Senin (28/4).

Namun menurutnya, tentu peran oposisi tersebut diambil jika skenario akhir Partai Demokrat gagal. Skenario akhir itu yakni mengusung capres atau cawapres dari peserta konvensi yang sudah dijalankan Demokrat.

"Sebaiknya upayakan bentuk cluster keempat di mana Partai Demokrat dan khususnya SBY bisa menjadi tokoh sentral yang memainkan itu," imbuhnya.

Dosen komunikasi politik Universitas Mercu Buania ini juga mengatakan, jika SBY melakukan gerilya politik dan membangun poros baru, maka peluang untuk terwujud akan besar. Partai yang kemungkinan akan merapat adalah PKS, PAN dan bahkan PKB jika deal PKB dengan cluster PDIP dan atau Gerindra gagal.

"PKS dan PAN akan lebih senang merapat ke Demokrat jika SBY membangun cluster baru," katanya.

Jika terwujud maka langkah berikut adalah membicarakan siapa yang akan diusung sebagai capres dan cawapresnya.

"Tokoh yang diusung bisa saja dari Demokrat salah satu dari peserta konvensi, atau PAN Hatta Rajasa sebagai capres lalu dari PKS sebagai cawapres," lanjut dia.

Tentu pasangan capres dan cawapres tersebut yang memiliki tingkat elektablitas tinggi dan memiliki basis dukungan riil.

Basis dukungan riil ini adalah massa pemilih yang jelas misalnya dari NU dan Muhammadiyah. Sebab ini akan sangat membantu dalam kontestasi pilpres dalam melawan Jokowi, ARB, maupun Prabowo Subianto.

"Jika kalah dalam pilpres setelah melalui cluster keempat, pilihan oposisi adalah pilihan ksatria bagi Demokrat," pungkas Heri.

Siap Back Up

Seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat Sumut siap memback up Ketua Umum DPP Partai Demokrat SBY (Soesilo Bambang Yudhoyono) menjadikan Partai Demokrat sebagai partai oposisi di pemerintahan jika gagal berkoalisi dengan partai lain dan kalah dalam Pilpres (pemilu presiden) Juli 2014.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Sopar Siburian SH, MH dan Wakil Sekretaris T Dirkhansyah Abu Subhan Ali SE kepada wartawan, Kamis (1/5) di Medan, menanggapi adanya sinyal SBY tentang kesiapan Demokrat menjadi partai oposisi.

Meski Demokrat belum menentukan sikap berkoalisi dan mempertimbangkan menjadi oposisi apabila gagal menemukan partai yang memiliki kesamaan platform, ujar Sopar dan Dirkhansyah yang akrab dipanggil Diky, kader Demokrat di Sumut diyakini selalu siap mendukung keputusan yang diambil SBY terhadap posisi Partai Demokrat ke depan, termasuk menjadi oposisi.

Menurut Dicky yang politisi muda Demokrat ini, kalaupun SBY memutuskan menjadikan Demokrat sebagai partai oposisi, tentunya bukan sebagai oposisi negatif tapi oposisi penyeimbang kepada pemerintah yang berkuasa.

“Oposisinya Demokrat juga sebagai pembuktian kepada rakyat, bahwa Demokrat selama berkuasa sudah memberikan yang terbaik kepada rakyat dan itu sudah dirasakan rakyat, seperti kebijakan KUR (Kredit Usaha Rakyat),  Jamkesmas  (Jaminan kesehatan masyarakat) yang beralih ke BPJS (Badan Pelaksana Jaminan Sosial). Kita sayangkan, hanya karena pencitraan buruk terhadap partai yang dipimpin SBY, rakyat tutup mata,” ujar Sopar Siburian.

“Kita yakin, pertimbangan maupun keputusan SBY dalam melakukan koalisasi dengan partai lain bukan sekadar hitung-hitungan atau untuk mendapatkan kursi menteri. Tapi Demokrat akan berkoalisi dengan akal sehat, memilih tandem koalisi yang memiliki platform jelas, rasional, dan sejalan dengan misi yang diperjuangkan partai Demokrat,” tandas Sopar Siburian senada dengan Dicky. (detikcom/A4/h)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru