Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026
Letjen TNI (Purn) TB Silalahi Diangkat Sebagai Pembina

Pengurus FSP BUMN RI Periode 2014- 2017 Dikukuhkan

- Jumat, 02 Mei 2014 19:02 WIB
1.214 view
 Pengurus FSP BUMN RI Periode 2014- 2017 Dikukuhkan
SIB/ G1/ r
FOTO BERSAMA : Pembina FSP BUMN RI Letjen TNI (Purn) TB Silalahi (no.5 dari kanan), foto bersama pengurus FSP BUMN RI seusai menerima ulos. Nampak antara lain : Ketua Umum Abdul Sadat (3 dari kiri), Sekjen Josem Ginting (2 dari kiri), serta Majel
Jakarta (SIB) - Pengurus  Federasi Serikat Pekerja Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia  (FSP BUMN RI)  periode 2014- 2017, yang diketuai Abdul Sadat dan Sekjen Josem Ginting  dikukuhkan dalam suatu acara sederhana di Menara Jamsostek, Jalan Gatot Subroto, Jakarta. 

Pada acara  itu ,  Letjen TNI (Purn) TB Silalahi juga diangkat sebagai Pembina FSP BUMN RI, dan diharapkan memberi pembinaan dan arahan, bagaimana program organisasi ke depan. 

Acara pengukuhan tersebut dihadiri sekitar 500 orang, wakil-wakil dari beberapa Serikat Pekerja BUMN RI, antara lain : PT Aneka Tambang (Persero), Tbk, BPJS Ketenagakerjaan, PT PPI (Persero), PT Timah (Persero), PT Pupuk Kaltim (Persero), PT Hutama Karya (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Perkebunan Nusantara II ( Pesero), Perum Peruri, PT Jasa Marga (Persero), PT Kimia Farma (Persero), PT BNI 46  (Pesero), PT Taspen (Persero), Perum Perumnas, PT Pelindo I  (Persero), Perum Bulog dan lain sebagainya. 

Setelah memberi ceramah bertajuk : "Kepemimpinan",  pengurus FSP BUMN RI memberikan souvenir berupa ulos kepada Letjen TNI (Purn) TB Silalahi, selaku tokoh nasional yang selama ini dinilai telah banyak berjasa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk bagi FSP BUMN RI.

TB Silalahi menyatakan,  permasalahan dan tantangan bangsa sekarang ini yang paling utama adalah faktor kemiskinan dan  peningkatan kwalitas sumber daya manusia (SDM).

Ketua Umum FSP BUMN RI  Abdul Sadat mengemukakan,  program utama  FSP BUMN RI adalah menjaga dan memelihara pertumbuhan BUMN yang sehat, melalui fungsi pengawasan/pemanfaatan aset BUMN, baik berupa aset produktif maupun non produktif yang berada di setiap perusahaan BUMN.

Paling penting lagi adalah " melahirkan" aset Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompetitif dalam menghadapi persaingan pasar global industri, yang selama ini masih terpinggirkan dan terabaikan. 

Sekjen Josem Ginting menyatakan,  Kementerian BUMN sebagai pengendali regulator, berupa kebijakan, pertumbuhan dan peningkatan profitabilitas BUMN, sudah saatnya tidak hanya memperhatikan dan mengendalikan kedua aspek yang disebut diatas.

Sebab, pengelolaan aset (manusia, mesin dan peralatan)  sangat penting, sehingga ke depan  peningkatan kualitas SDM perlu diperhatikan melalui kebijakan peningkatan kompetensi dan sharing informasi dengan FSP BUMN RI.

 Majelis Pertimbangan FSP BUMN Robert Tambunan  mengemukakan bahwa  FSP BUMN adalah mitra pemerintah, sehingga ke depan perlu dijalin komunikasi yang baik dan berkesinambungan.

Menurutnya, FSP BUMN melalui kelompok usaha BUMN mendapat tugas penting menjaga dan mengawal pengelolaan aset BUMN, yang diperkirakan mencapai Rp 4.000 trilyun saat ini. 

Pengurus FSP BUMN RI  yang dikukuhkan antara lain :  Abdul Sadat (Ketua Umum), Ghazali Dahlan (Wakil Ketua Umum), Josem Ginting (Sekretaris Jenderal), Bunson Panjaitan  (Wakil Sekretaris Jenderal), Farhan  Thalib (Bendahara Umum), Yuliana (Wakil Bendahara Umum).

Disamping itu, juga dilantik beberapa ketua dan bidang-bidang.  (G1/ r)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru