Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 31 Agustus 2026

PDIP dan Nasdem Sumut dan Relawan Komit Menangkan Jokowi Jadi Presiden

*MPO Buruh Seluruh Indonesia Juga Nyatakan Ikut Berjuang
- Jumat, 09 Mei 2014 11:54 WIB
526 view
 PDIP dan Nasdem Sumut dan Relawan Komit Menangkan Jokowi Jadi Presiden
Medan (SIB)- DPD PDI Perjuangan dan DPW Partai Nasional Demokrat Sumut bersama relawan membuat komitmen memenangkan Jokowi menjadi Presiden 2014-2019 pada Pilpres (Pemilu presiden) 9 Juli 2014.

Komitmen ini dinyatakan unsur pengurus DPD PDI Perjuangan Sumut Budiman P Nadapdap SE, Analisman Zalukhu SSos MSP, Brilian Moktar SE MM, Muhammad Afan, Drs Soetarto MSi, Hj Meinarty Rehulina BA, Ketua DPW Partai Nasdem Sumut H Ali Umri dan Sekretarisnya Iskandar, serta Ketua Relawan Jokowi for Presiden di Sumut Willy Simanjuntak, dalam silaturahmi kedua partai pengusung Capres Jokowi tersebut bersama salah satu kelompok relawan Jokowi, Kamis (8/5) di Aula Bung Karno DPD PDI Perjuangan Sumut.

"PDI Perjuangan maupun Nasdem bersama kelompok relawan Jokowi di Sumut akan mengonsolidasikan Jokowi melalui udara (media massa) dan melalui darat door to door untuk memenangkan Pilpres 9 Juli 2014. Kami juga prediksikan siapapun wakilnya, Jokowi di Pilpres nanti menang satu putaran," klaim Budiman.

Disebutkan, relawan pemenangan Jokowi untuk Presiden 2014-2019 secara substansial yang telah lahir dan dibentuk masyarakat di Sumut terkonsolidasi secara sukarela tanpa rekayasa, sebagai bentuk semangat dan aspirasi dukungan masyarakat Sumut terhadap Jokowi sebagai Capres 2014-2019.

"Semua kader PDI Perjuangan dan Nasdem beserta seluruh relawan akan menjadi penyambung lidah Jokowi untuk memberikan penjelasan tentang sosok pasangan presiden dan program kerja serta menangkis semua isu-isu negatif. Karena hal ini bukan semata-mata untuk kepentingan PDI Perjuangan atau Nasdem, tapi untuk rakyat Indonesia," ujarnya.

Terkait Cawapres akan mendampingi Jokowi, Nadapdap menyatakan, penetapannya diserahkan sepenuhnya kepada Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum DPP PDI Perjuangan dan Surya Paloh selaku Ketua Umum Partai Nasdem, serta Jokowi sebagai calon presiden.

"Kami yakin mereka bertiga akan memilih dan menetapkan sosok figur cawapres yang dapat bekerjasama, mumpuni, berintegritas, punya kapasitas dan ideologi yang jelas serta diterima masyarakat dan memiliki platform berjuang mensejahterakan masyarakat Indonesia," ujar Budiman.

Ditambahlan Ali Umri, pihaknya akan bekerjasama dan bersama-sama bekerja memenangkan Jokowi dan wakilnya untuk kepentingan rakyat dan bagaimana presiden Jokowi memberi kenikmatan kepada rakyat.

Hadir dalam silaturahmi, selain DPD PDI Perjuangan Sumut, DPW Partai Nasdem Sumut, juga DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Sayap Partai (TMP, BMI, Bamusi dan Repdem), relawan Bara JP, Relawan Seknas Jokowi, Relawan Cakra, Relawan Sahabat Jokowi, Relawan Forum Jokowi for Presiden, Relawan Laskar Rakyat Jokowi.

Secara terpisah, kaum buruh seluruh Indonesia juga akan berkomitmen untuk memperjuangkan Joko Widodo (Jokowi) dapat memenangkan pertarungan Pilpres 2014-2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Relawan Jokowi, Sri Eko Gal-Gendu kepada wartawan di Hotel Pramban Jalan Darusalam Medan, Kamis (1/5) malam.

Sri Eko Gal-Gendu yang juga Ketua MPO Buruh Seluruh Indonesia menyatakan bahwa buruh seluruh Indonesia akan berupaya memenangkan Jokowi sebagai presiden. “Saya telah keliling Indonesia, seluruh kaum buruh akan bersatu dan yakin bahwa Jokowi akan menjadi Presiden,” tambahnya.

Komitmen ini telah disampaikan kaum buruh melalui deklarasinya tanpa meminta bantuan apapun dari calon Presiden yang diusung mereka. Kaum buruh mengaku yakin dan percaya dapat mengantarkan Jokowi memenangkannya. Untuk mencapai tujuan itu, pihaknya terus berkonsolidasi dan menginstruksikan kepada anggota untuk memilih Jokowi.

Ditegaskanya, pihaknya tidak memaksa serikat buruh dan pekerja lain untuk mengusung capres lainnya. Namun, pihaknya meminta agar tidak saling menyerang serta menjatuhkan. “Kalau ada serikat buruh yang dukung capres lain kami hormati tapi jangan saling menyerang,” katanya.

Menurut Sri, Jokowi telah berkomitmen untuk memperjungkan nasib rakyat dan memperbaiki tatanan negara yang selama ini tidak tentu arahnya. Suatu bukti, Jokowi telah mencium bendera merah putih ketika mendeklarasikan dirinya seorang diri pada 14 Maret 2014 di tempat Sipitung tokoh Betawi yang mengadakan perlawanan terhadap Belanda di daerah Marunda Cilincing.

Dengan mencium bendera merah putih, Jokowi bertekad untuk memperjuangkan berbagai isu buruh seperti kebebasan berserikat, upah layak, dan menghapus outsourcing.

"Kita  yakin Jokowi akan menepati janjinya dan Jokowi telah membangun sistem, yaitu sistem mental yang kuat. Hal ini akan diterapkan Jokowi di tingkat nasional," jelasnya. (A4/A15/f/h)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 9 Mei 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru