Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 30 April 2026

Belasan Atlet Panjat Tebing Anak Keracunana

- Sabtu, 13 Oktober 2018 16:40 WIB
331 view
Jakarta (SIB)- Belasan anak di Kabupaten Sarolangun Jambi terpaksa harus dirawat intensif di Puskemas Sarolangun, setelah diduga mengalami keracunan makanan ikan tongkol. Ada sebanyak 14 orang anak yang diberikan perawatan karena mengalami gejala mual, sakit kepala, muntah, dan bintik merah-merah.

Kejadian keracunan makanan itu berlangsung pada Jumat siang (12/10). Saat belasan anak tersebut sedang menyantap makanan ikan tongkol yang mereka masak sehabis sesi latihan olahraga. Namun setelah menyantap ikan tongkol itu, 30 menit berselang, belasan anak tersebut langsung mengalami keracunan.

"Iya, setelah kita periksa semuanya keracunan setelah mengonsumsi ikan tongkol pada masakan yang mereka makan, pengakuan anak-anak tersebut tiga puluh menit setelah makan mereka merasakan mual dan muntah, juga ada yang kulitnya mengalami bintik merah-merah," kata dr Sundari, Dokter jaga puskesmas saat dikonfirmasi wartawan, di Jalan H Manap, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

Dari keseluruhan anak yang mengalami keracunan. Lima orang terpaksa harus diobservasi, sementara sembilan orang hanya diberi obat mual. Pihak medis nantinya juga akan melakukan uji laboratorium terkait masakan ikan tongkol yang menjadi penyebab keracunan tersebut.

"Kita tangani semua anak yang keracunan itu lebih kurang dua sampai dengan tiga jam. Untuk sampel ikan tongkol yang mereka santap nantinya akan kita lakukan uji laboratorium" katanya.

Sementara belasan anak yang mengalami keracunan itu saat ini sudah diperbolehkan pulang oleh pihak medis, setelah dilakukan perawatan intensif. 14 Anak itu juga diketahui merupakan atlet panjat tebing Kabupaten Sarolangun yang tergabung dalam organisasi federasi panjat tebing indonesia (FPTI) pengurus cabang (Pengcab) Sarolangun.

"Ya, adik-adik ini merupakan atlet kita. Tapi untuk keterangan lebih jauh terkait kejadian keracunan itu saya belum bisa saya jelaskan, saya belum berani menyimpulkan keracunan itu. Sekarang semuanya sudah dipulangkan kerumah masing-masing," ujar ketua Pengcab FPTI Kabupaten Sarolangun Bambang ketika dikonfirmasi. (detikcom/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru