Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 02 September 2026

Rakyat Berharap Program Raskin Tetap Bergulir

- Sabtu, 19 Juli 2014 13:13 WIB
305 view
Rakyat Berharap Program Raskin Tetap Bergulir
Oky Lukmansyah
OKY LUKMANSYAH; JEMBATAN PANTURA AMBLAS; jalur pantura Comal; jembatan amblas; penghubung; jalur selatan
Jakarta (SIB)- Rakyat miskin menaruh harapan besar pada Presiden Indonesia terpilih mendatang. Salah satu harapannya adalah dengan melanjutkan program pengadaan beras untuk rakyat miskin atau program raskin.

Demikian disuarakan oleh Kepala Bidang Kelembagaan dan Sosbud Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Penenggulangan Kemiskinan (BPMD-PK) Provinsi Gorontalo, Rahman, melalui siaran pers yang diterima Metro TV di Jakarta, Jumat (18/7).

Menurut Rahman, sama seperti rakyat miskin yang ada di Pulau Jawa dan sejumlah daerah lainnya, 17,44% rakyat miskin di Provinsi Gorontalo pun mempunyai harapan sama yakni pemerintah terpilih nanti harus melanjutkan program pengadaan beras untuk rakyat miskin
"Saya kira Raskin masih sangat dibutuhkan. Kami kemarin sampaikan kepada Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Penanggulangan Kemiskinan (BPMD-PK) supaya diberi tambahan Raskin oleh Kabulog. Masyarakat di sini sangat membutuhkan Raskin, apalagi jelang lebaran ini," ujar Rahman.

Rahman yang menyampaikan aspirasi rakyat miskin di Gorontalo mengatakan bahwa di daerahnya yang merupakan provinsi ke-32 dan berada di Pulau Sulawesi bagian utara itu masih membutuhkan program Raskin. Sebab, jumlah rakyat miskin di daerahnya masih cukup tinggi dibanding daerah lain di tingkat nasional, yakni mencapai 17,44% dari total penduduk provinsi Gorontalo. Dengan demikian, serapan program Raskin selalu maksimal.

"Untuk serapan Raskin, saat ini sudah mencapai 100%, malah lebih besar. Artinya, pada bulan ini dibagikan juga jatah bulan berikutnya. Jadi, Raskin untuk bulan yang akan datang sudah kami drop kepada masyarakat," sambungnya.

Rahman menambahkan Raskin juga menjadi jaring pengaman sosial, khususnya jelang Ramadhan dan Idul Fitri yang selalu diikuti kenaikan berbagai bahan pokok, termasuk beras yang sangat mempengaruhi daya beli rakyat miskin.

"Intinya, mereka (rakyat miskin) merasa terbantu sekali. Saya kebetulan banyak membantu penyaluran oleh Bulog. Kami bersama-sama menghadapi kendala dan permasalahan di lapangan, bahkan kami masak beras itu bersama-sama, sehingga semua merasakan," papar Rahman.

Selain Gorontalo, sebelumnya salah satu daerah lain yang masih mendukung program raskin itu adalah masyarakat di DI Yogyakarta. Para warga disana mengaku masih sangat bergantung dengan program raskin untuk memenuhi salah satu kebutuhan pokok dan meringankan beban hidup mereka.

"Kami sangat menyayangkan kalau program ini dihapus atau dihentikan. Sebaiknya harus dipikir ulang karena sangat membantu rakyat miskin," ujar Ahmad Mustofa selaku penanggung jawab Desa Wukirsari, Yogyakarta, beberapa waktu lalu.(A24/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru