Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Kepala Desa di Indonesia Diminta Bikin Desa Wisata

Redaksi - Senin, 23 November 2020 10:46 WIB
335 view
Kepala Desa di Indonesia Diminta Bikin Desa Wisata
Foto Dok
Syaiful Huda
Karawang (SIB)
Kepala desa se-Indonesia diminta bersiap membuat konsep desa wisata. Sebab, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI telah menyiapkan sejumlah anggaran untuk menyokong program percepatan desa wisata di seluruh Indonesia.

"Sudah ada programnya," kata Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda pada kegiatan yang diselenggarakan Kemenparekraf RI, Akshaya Hotel, Karawang, Jumat (20/11).

Huda mengatakan, Komisi X bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama berkomitmen membuat afirmasi khusus untuk program desa wisata pada 2021.

Tujuannya sebagai terobosan untuk pengembangan ekonomi baru bagi desa-desa di seluruh Indonesia. "Anak-anak muda yang semula pengangguran, paling tidak bisa menjadi pemandu pariwisata. Ibu-ibu yang biasanya dagang di pasar-pasar tradisional bisa jualan kuliner di desa-desa wisata," terangnya.

Dengan begitu, kata dia, agar mendapat dukungan penuh dari Kemenparekraf, sejak saat ini setiap desa harus berinisiatif membuat konsep terbaik. "Program ini nggak mungkin diberikan kepada kepala desa yang belum ada inisiatifnya. Kalau yang sudah kelihatan paling tidak setengahnya mau berkembang, nanti kita intervensi melalui Kemenparekraf," tegasnya.

Huda menyarankan desa untuk mengeksplorasi atau memanfaatkan potensi yang sudah ada. Contohnya jika terdapat makam para wali, desa bersangkutan bisa membangun wisata religi, termasuk juga potensi alam atau pertanian, bisa dikonsep menjadi agrowisata.

"Lalu bikinlah signining (penanda), setiap jarak dua kilometer arah masuk ke gerbang desa itu sudah ada signing, 2 kilometer lagi misalnya dibikin narasi, Anda akan memasuki desa wisata apa, masuk lagi 1 kilometer bikin lagi itu signingnya yang kayak billboard tapi bentuknya bagus," ungkapnya.

Huda yakin dengan semangat para kepala desa, program tersebut akan menjadi sejarah bagi Indonesia.

Selain itu, generasi saat ini yang membangun desa wisata akan mewariskan kesejahteraan bagi generasi mendatang. "Ini sejarah, untuk anak kita, generasi kita mendatang. Inilah yang kita sebut dengan membangun ekosistem industri dan ekonomi kreatif. Dan itu harus diciptakan," katanya. (Kps/f)
Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru