Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

KPK OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna

* Diduga Terkait Izin Rumah Sakit
Redaksi - Sabtu, 28 November 2020 10:48 WIB
418 view
KPK OTT Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna
Yudha Maulana/detikcom
Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna
Jakarta (SIB)
Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna terjerat operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Ajay diduga menerima suap terkait perizinan rumah sakit.

"Benar (ada OTT Wali Kota Cimahi)," Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dimintai konfirmasi detikcom, Jumat (27/11).

Sumber di KPK menyebutkan, Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna ditangkap pukul 10.30 WIB tadi.

"Perizinan pengembangan RS Kasih Bunda Cimahi," sebut sumber.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjerat OTT.

OTT ini berselang beberapa hari setelah KPK menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo. Edhy telah ditetapkan jadi tersangka kasus dugaan suap ekspor benur.

Selain itu, KPK--masih menurut sumber--menduga ada penerimaan uang lebih dari Rp 400 juta. Uang itu diduga merupakan bagian dari commitment fee sekitar Rp 3 miliar.

"Untuk sementara Rp 400-an juta dari kesepakatan Rp 3 sekian miliar," ujar sumber itu.

Total 7 Orang Ditangkap
Dalam OTT ini total ada tujuh orang yang ditangkap KPK.

"Tujuh orang," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango kepada wartawan, Jumat (27/11).

Nawawi mengatakan Ajay dkk telah berada di gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Mereka tengah menjalani pemeriksaan tim penyidik.
"Sudah di gedung KPK. Nanti esok pagi sekitar jam 9 konpers," ujar Nawawi.

KPK turut menciduk staf Ajay dan pihak Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi.

"Penerima Walkot (Ajay) dan stafnya serta pihak pemberi dari RS," kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango.

Sebagaimana dikutip dari situs cimahikota.go.id, Ajay lahir di Bandung 18 Desember 1966. Sebelum menjabat orang nomor satu di Pemkot Cimahi, Ajay diketahui pernah menjadi Ketua HIPMI Jabar. Selain itu, sederet kiprah organisasinya yakni Ketua Bidang Konstruksi dan Perumahan Umum, KADIN Jawa Barat, Bendahara Umum FKPPI, dan Wakil Ketua KOSGORO Bandung, dan Pengurus KNPI. Sepak terjang Ajay di politik yaitu menjabat Ketua DPC PDIP Kota Cimahi.

Ajay bersama wakilnya, Ngatiyana, dilantik di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Minggu 22 Oktober 2017. Ajay dan Ngatiyana menjalankan roda Pemkot Cimahi untuk periode 2017-2022.

Ajay tercatat memiliki harta senilai Rp 8, 179 miliar.

Dilihat dari situs LHKPN KPK, Jumat (27/11), Ajay terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 21 Februari 2020. Pelaporan LHKPN Ajay masuk kategori pelaporan periodik.

Ajay memiliki 2 bidang tanah di Cimahi dan Bandung, serta 8 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bandung, Cimahi, Sukabumi dan Bogor. dan Bandung Barat. Total aset tanah dan bangunan milik Ajay senilai Rp 7,398 miliar.

Ajay juga tercatat memiliki 5 kendaraan, yakni satu Nissan Elgrand Minibus, satu Toyota Fortuner Jeep, satu Nissan X-Trail Jeep, satu Mercy sedan dan satu Land Cruiser SUV. Total nilai mobil milik Ajay yakni Rp 3,61 miliar.

Selain itu, Ajay mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 200 juta. Wali Kota usungan PDIP, PPP, PKB, dan PAN itu juga memiliki kas atau setara kas senilai Rp 1,81 miliar. (detikcom/d)
Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru