Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 09 Juli 2026

PSBI Gelar Rakernas XX dan Perayaan HUT ke-19 di Jakarta

Eva Rina Pelawi - Kamis, 09 Juli 2026 19:15 WIB
115 view
PSBI Gelar Rakernas XX dan Perayaan HUT ke-19 di Jakarta
Foto : Dok/PSBI
Gubernur Sumut, Bobby Nasution foto bersama dengan Ketua Umum PSBI, Dr. Effendi MS Simbolon dan pengurus lainnya saat perayaan HUT ke-19 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional ke-20 Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia di Hotel Aryaduta Menteng,

Jakarta(harianSIB.com)

Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) menggelar Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-20 di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Acara tersebut diikuti sebanyak 156 wilayah Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) tersebar di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, mayoritas wilayah berada di berbagai penjuru Indonesia (dari Sabang hingga Merauke), sementara wilayah internasional yang sudah dikonfirmasi secara resmi berpusat di California, Amerika Serikat.

Forum yang juga dihadiri oleh Gubernur Sumut, Bobby Nasution dan sejumlah kepala daerah itu, menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus menyampaikan sejumlah aspirasi strategis kepada pemerintah terkait pembangunan kawasan Danau Toba, pelestarian budaya Batak, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Umum PSBI, Dr. Effendi MS Simbolon, menilai pentingnya menjaga dan melestarikan budaya Batak sebagai identitas masyarakat. Sebab budaya merupakan warisan leluhur yang harus terus dijaga sekaligus menjadi kekuatan dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga:

"Kami hidup dan dibesarkan sampai sekarang ini tidak terlepas dari DNA orang Batak itu adalah budaya. Jadi mohon, karena di dalam budaya itulah ada seni, seninya bermacam-macam, " katanya.

Dirinya juga mendorong agar setiap desa sebaiknya memiliki sanggar kesenian sebagai langkah pembentukan karakter generasi muda dan penguatan budaya dengan dukungan pemerintah daerah.

Effendi Simbolon, juga menyinggung terkait terbatasnya ketersediaan air minum dan irigasi di Kabupaten Samosir. "Satu-satunya kabupaten yang berada di tengah air, tetapi masih kekurangan air bersih maupun air irigasi. Ini harus menjadi perhatian bersama," ujar Effendi.

Selain persoalan air, PSBI juga menyoroti pengelolaan lingkungan yang telah mencemari kawasan Danau Toba, khususnya operasional perusahaan budidaya ikan yang dinilai tidak bertanggung jawab dalam pengelolaan limbah.

"Kami meminta perusahaan menjalankan water and wastewater treatment dengan baik demi menjaga kelestarian Danau Toba, karena kami melihat dampaknya terhadap pencemaran lingkungan yang tidak sehat," katanya.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap bersinergi dengan PSBI dalam mendukung pembangunan daerah dan pelestarian budaya.

Baca Juga:

Bobby menilai Effendi Simbolon banyak memberi pelajaran politik kepadanya. "Saya banyak belajar dari Pak Effendi Simbolon bagaimana menyikapi hal-hal yang di luar prediksi kita," kata Bobby.

Suami Kahiyang Ayu itu pun merespon positif atas saran dan masukan yang disampaikan Ketum PSBI, Effendi Simbolon berkaitan dengan sejumlah permasalahan di kawasan Danau Toba, salah satunya pencemaran lingkungan.

Dirinya juga akan menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan mempertemukan pihak perusahaan budidaya ikan bersama tim pengkajian dari dinas terkait.

Bobby juga menekankan pentingnya transformasi pengelolaan kebudayaan di Sumut agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Menurutnya, pelestarian budaya perlu dikembangkan melalui pendekatan industri kreatif sehingga tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi.

"Kami sedang membangun sekolah unggulan di Samosir. Ini akan menjadi SMK Pariwisata," ujar Bobby dalam sambutannya.

Menurut Bobby, sekolah tersebut tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga membentuk karakter dan kesiapan mental para siswa. Seluruh kebutuhan pendidikan akan ditanggung Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut.

Baca Juga:

"Skemanya adalah boarding dan semua biaya ditanggung pemerintah, bukan hanya materi pembelajaran, tetapi juga kesiapan mental siswa. Kita bukan zamannya lagi hanya melestarikan secara statis, tapi bagaimana melestarikan melalui industri," tegas Gubernur Sumut di hadapan para tokoh PSBI.

Menyikapi permasalahan air minum dan irigasi, pada kesempatan itu, Bobby juga mengusulkan integrasi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di seluruh Sumut sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan penyediaan air bersih di berbagai daerah.

Mengawali rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19, PSBI juga menggelar ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta, yang merupakan pusara 13 orang tua dari keluarga besar PSBI.

Ziarah nasional telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun menjelang peringatan hari jadi organisasi.(*)

Baca Juga:
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polisi Imbau Peserta Jamda Pramuka Tetap Gunakan Jalur Utama ke Berastagi
Pertamina EP Rantau Tanam Ratusan Pohon Peringati Hari Lingkungan Hidup
MPKW Sumut-Aceh Audiensi dengan Kapolda, Bahas Rakernas di Tarutung
Pansus DPRD Sumut Minta Pemprov Tunda Lelang Aset Daerah 2026
DLH Palas Ambil Sampel Air Sungai Sosa, Hasil Uji Laboratorium Ditunggu 14 Hari
Pemko Pematangsiantar Tampilkan Pagelaran Seni dan Budaya di PRSU ke 50
komentar
beritaTerbaru