Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 05 Oktober 2026

Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Puluhan Rumah Rusak Berat

Redaksi - Minggu, 04 Oktober 2026 15:29 WIB
355 view
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Puluhan Rumah Rusak Berat
Foto: Dok/Liputan6.com
Sejumlah bangunan rusak termasuk rumah warga dan gedung sekolah akibat gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,1 mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, NTT, Minggu (4/10/2026).

Sumba Barat Daya(harianSIB.com)

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/10/2026) pagi. Gempa tersebut menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan, termasuk rumah warga dan gedung sekolah.

Kepala Desa Weepangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Fransiskus Umbu Gete, mengatakan, sedikitnya 10 rumah warga di wilayahnya mengalami kerusakan berat akibat gempa.

Kesepuluh rumah tersebut tersebar di Dusun II dan Dusun IV. Meski mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan di wilayah tersebut.

"Tidak ada korban jiwa di desa saya, hanya ada 10 rumah yang rusak berat," ujar Fransiskus, Minggu (4/10/2026), sebagaimana dilansir Liputan6.com.

Baca Juga:
Kerusakan juga dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Kodi. Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, mengatakan gempa tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga sejumlah gedung sekolah.

Menurut Ratu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat Daya masih melakukan pendataan untuk mengetahui secara pasti jumlah bangunan yang terdampak serta tingkat kerusakannya.

Ia mengatakan informasi mengenai total kerusakan akan disampaikan setelah proses pendataan oleh BPBD selesai dilakukan.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Sumba Barat Daya, Stefanus Malo, mengatakan, pihaknya masih berada di lapangan untuk melakukan pendataan. Hingga saat ini, BPBD belum dapat memastikan jumlah rumah maupun fasilitas umum yang mengalami kerusakan.

Gempa terjadi sekitar pukul 05.55 WIB. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di koordinat 9,7 Lintang Selatan dan 118,92 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 kilometer.

BMKG menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta mengikuti arahan dari pemerintah dan BMKG serta menjauhi bangunan yang mengalami keretakan atau kerusakan akibat gempa.

Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla kembali mengingatkan masyarakat agar tidak panik karena BMKG telah menyatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.(*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HUT ke-81 Taput: Dari Tanam Kopi hingga Open Water Swimming, Malam Ini Tarutung Bergoyang
Pelindo Regional 1 Peringati Hari Kesaktian Pancasila
Disdik Nias Panggil Kepala SMPN 1 Idanogawo soal Dana BOS
P-APBD Deliserdang 2026 Gagal Disahkan, 17 Anggota DPRD Protes
HUT ke-81 TNI, Korem 022/PT Gelar Operasi Katarak Gratis
10 Fasilitas “Apartemen” di Lapas Cibinong Dibongkar
komentar
beritaTerbaru