SMK Teladan Pematangsiantar Berangkatkan 32 Siswa Lulusan Alfamart Class ke Dunia Kerja
Pematangsiantar(harianSIB.com)SMK Swasta Teladan Pematangsiantar memberangkatkan 32 siswa lulusan Alfamart Class angkatan ke8 tahun pelajar
Sibuhuan (harianSIB.com)
Harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi ukuran 3 kilogram di wilayah Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas), hingga kini masih dijual Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per tabung di tingkat pengecer. Padahal, harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sekitar Rp21.500 per tabung.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat, mengingat sebelumnya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Palas telah melakukan penindakan terhadap pedagang eceran yang menjual LPG subsidi di atas HET.
"Kalau di pangkalan memang sekitar Rp22 ribu, tapi kami jarang dapat karena sering sudah habis. Apalagi menjelang Lebaran ini, akhirnya terpaksa beli di warung harganya bervariasi mulai 30 hingga 35 ribu itu juga banyak pengecer yang tidak menjual karena kosong," ujar seorang ibu rumah tangga di Sibuhuan.
Sebelumnya, Tim Satreskrim Polres Palas pada Minggu (8/3/2026), melakukan penyelidikan setelah menerima informasi dari masyarakat terkait tingginya harga LPG 3 kilogram di wilayah Pasar Sibuhuan. Saat melakukan pengecekan ke sejumlah pedagang eceran di Kelurahan Pasar Sibuhuan, petugas menemukan adanya penjualan LPG subsidi di atas harga yang ditetapkan pemerintah.
Baca Juga:Kapolres Palas AKBP Dodik Yuliyanto melalui Kasat Reskrim AKP Irwansyah S, membenarkan adanya penindakan tersebut.
"Iya benar, kami telah melakukan penindakan terhadap pedagang eceran gas LPG tiga kilogram bersubsidi yang menjual di atas HET," ujar Irwansyah.
Dalam penindakan itu, polisi mengamankan lima tabung LPG 3 kilogram sebagai barang bukti. "Selanjutnya pedagang eceran tersebut akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut," katanya.
Sejumlah pengecer mengaku menjual LPG dengan harga tersebut karena memperoleh pasokan dari pangkalan dengan harga lebih tinggi dari HET, sekitar Rp25 ribu per tabung. Jika informasi itu benar, kenaikan harga LPG subsidi diduga sudah terjadi di tingkat pangkalan sebelum sampai ke pengecer.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan distribusi LPG bersubsidi di tingkat pangkalan. Pasalnya, sesuai ketentuan LPG 3 kilogram seharusnya dijual kepada masyarakat sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah. Hingga kini belum ada informasi apakah penindakan yang dilakukan aparat kepolisian juga menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran distribusi di tingkat pangkalan. (**)
Pematangsiantar(harianSIB.com)SMK Swasta Teladan Pematangsiantar memberangkatkan 32 siswa lulusan Alfamart Class angkatan ke8 tahun pelajar
Medan(harianSIB.com)Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jaka
Jakarta(harianSIB.com)PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) membukukan pendapatan bersih (net income) sebesar Rp17,8 triliun dengan net
Medan(harianSIB.com)Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution menerima kunjungan Duta Besar Australia Rod Brazier di ruang kerjanya, Kanto
Medan(harianSIB.com)DPD Partai Golkar Sumatera Utara (Sumut) bersama Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut menyiapkan pelaksanaan kurban Idul Adha
Pontianak(harianSIB.com)Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat (Kalbar) Harisson menuntut rasa keadilan setelah jawaban siswa yang secar
Tapanuli Utara(harianSIB.com)Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Lumbantoruan meresmikan Sending Operation (SO) Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) M
Jakarta(harianSIB.com)Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyampaikan permohonan maaf terkait polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (
Jakarta(harianSIB.com)Warga negara Indonesia (WNI) yang menyimpan hartanya di luar negeri diberi tenggat hingga enam bulan oleh Menteri Keua
Jakarta(harianSIB.com)Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut periode 20182025, Stanley Cicero Haggard Tuapattina (SC),
Jakarta(harianSIB.com)Upaya penyelundupan emas seberat 265,7 gram senilai sekitar Rp 700 juta berhasil digagalkan oleh Kantor Pelayanan Utam
Medan(harianSIB.com)Timsus JCS bersama Opsnal Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil membongkar dan meringkus 4 komplotan pelaku bega