Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 20 Mei 2026

Sumut Diproyeksikan Jadi Sentra Swasembada Bawang Putih Nasional

Danres Saragih - Rabu, 20 Mei 2026 15:28 WIB
130 view
Sumut Diproyeksikan Jadi Sentra Swasembada Bawang Putih Nasional
Foto: harianSIB.com/Danres Saragih
Lambok Turnip

Medan(harianSIB.com)

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian RI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bekerja sama dengan kabupaten yang memiliki potensi pengembangan bawang putih di Sumut, terus memperkuat langkah mendukung program Swasembada Bawang Putih Nasional yang ditargetkan tercapai secara bertahap pada 2028–2029.

Program strategis itu bertujuan mengurangi ketergantungan impor bawang putih sekaligus mengembalikan kejayaan komoditas bawang putih lokal di Indonesia.

Di Sumut, pengembangan bawang putih dipusatkan di wilayah dataran tinggi yang dinilai memiliki kondisi agroklimat ideal, seperti Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Samosir, Taput, Toba, Dairi, Simalungun dan Karo. Daerah tersebut dipersiapkan menjadi sentra produksi bawang putih di Sumatera Utara. Kabupaten Samosir dan Humbahas sudah mulai pengolahan tanah untuk pertanaman Bawang Putih.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Lambok Turnip, mengatakan, Pemerintah Pusat Melalui Kementerian Pertanian menargetkan pertanaman bawang putih seluas 10 ribu hektare di Sumatera Utara untuk mendukung percepatan program swasembada tersebut.

Baca Juga:
"Saat ini seluruh pihak sudah bekerja di lapangan untuk mendukung target swasembada bawang putih tahun 2029. Kita optimis Program ini berhasil karena menjadi perhatian langsung Presiden," ujar Lambok Turnip, dalam konferensi pers di Ruang Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah terus mendorong percepatan pengembangan bawang putih melalui berbagai bantuan dari Kementerian Pertanian kepada petani. Bantuan tersebut meliputi benih unggul, pupuk, mulsa, hingga alat dan mesin pertanian seperti traktor guna meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen sesuai standar nasional.

Menurutnya, program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis nasional dalam mendukung Asta Cita Presiden RI, khususnya pada sektor penguatan ketahanan pangan nasional.

"Ini bukan program biasa. Ketahanan pangan, khususnya bawang putih, menjadi prioritas pemerintah. Tidak semua daerah cocok untuk pengembangan bawang putih dan Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi yang dipilih langsung oleh Kementerian Pertanian sebagai lokasi pengembangan utama," katanya.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah, Sumut diharapkan mampu menjadi salah satu motor utama produksi bawang putih nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia di masa mendatang. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bulog Sumut Edukasi Pelajar Medan Soal Swasembada Pangan
Produksi Padi Sumut Surplus 674 Ribu Ton, Target Swasembada Pangan 2026 Dipertahankan
Kapolres Siantar dan Forkopimda Tanam Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan
Sumut Surplus Beras 641 Ribu Ton, Gubernur Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden
RE Nainggolan Apresiasi Gubernur Sumut dan Kajati Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden
Turut Berkontribusi Swasembada Pangan Nasional, Gubernur Sumut  Bobby Nasution Terima Satya Lencana Wirakarya dari Presiden
komentar
beritaTerbaru