Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 27 Agustus 2026

1 Juta Bola Buatan Indonesia Dikirim untuk Kebutuhan Piala Dunia 2014 Brasil

- Selasa, 18 Februari 2014 15:26 WIB
1.075 view
1 Juta Bola Buatan Indonesia Dikirim untuk Kebutuhan Piala Dunia 2014 Brasil
Jakarta (SIB)- Produk bola Indonesia sukses diekspor ke Brasil untuk kebutuhan Piala Dunia 2014. Setidaknya ada 1 juta buah bola sepak yang dikirim ke Negeri Samba tersebut.

Ketua Umum Asosiasi Industri Olahraga Nasional Indonesia (Asioni) Irwan Suryanto mengatakan, PT Sinjaraga Santika Sport (Triple S) mengekspor sebanyak 1 juta unit bola ke Brasil untuk keperluan piala dunia. Triple S merupakan merek dagang milik Irwan, yang basis produksinya ada di Majalengka, Jawa Barat.

"1 juta kita ke Brasil, hanya untuk sponsor saja. Sponsor itu bisa pesan 50.000, 25.000," kata Irwan, Senin (17/2/2014).

Ia menegaskan bola-bola tersebut tidak dipakai dalam laga piala dunia, melainkan dijual di toko-toko olahraga, sponsor yang ikut memeriahkan gelaran piala dunia tersebut. Produk bola Triple S diklaim sebagai produk bola buatan Indonesia yang satu-satunya mengantongi sertifikat FIFA.

Gelaran akbar sepakbola ini menjadi ladang uang bagi Irwan. Setidaknya, setiap 2 tahun sekali dia meraup keuntungan yang lebih besar dari biasanya. Karena selain memasok untuk Piala Dunia, Irwan pun memasok untuk Piala Eropa, yang digelar berselang 2 tahun dengan Piala Dunia.

"Kalau bahasa Sunda-nya itu marema (laris manis) dua tahun sekali. Piala Dunia 2014, Piala Eropa 2016, Piala Dunia lagi 2018, jadi tahun genap itu ramai," tambah Irwan.

Harga bola yang dijual bervariasi. Mulai dari US$ 5 - US$ 15 per buah atau unit. Jika bola termahal US$ 15 atau setara Rp 165.000 (kurs Rp 11.000), dengan 1 juta buah bola yang dijual di Brasil, dia bisa mengantongi sekitar Rp 165 miliar.

"Kapasitas produksi kami (kalau normal) 100.000/bulan, sehari bisa 3.500," tutupnya.

Tidak hanya bola, produk kaos jersey, jaket, hingga scarf tim sepakbola di dunia ada yang dibuat dari Indonesia. Kebanyakan dari produk-produk tersebut dibuat di provinsi Jawa Tengah seperti Boyolali dan Semarang yang merupakan sentra produk apparel.

Bila Anda datang ke kandang Arsel di Emirates Stadium maupun MU di Old Trafford, Anda akan menemukan produk-produk made in Indonesia seperti kaos jersey.

"Kebanyakan dari Jawa Tengah, seperti Semarang, ada Boyolali ada, di garmen-garmen yang dari sana itu memasok ke mancanegara," kata Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat, Senin (17/2).

Ade mengatakan beberapa produsen garmen asal Boyolali seperti PT Pan Brothers Tbk termasuk PT Sritex, sudah langganan memproduksi kaos-kaos olahraga seperti sepakbola dan mengekspornya ke berbagai negara.

Bidikan pasar produk-produk tersebut mayoritas ditujukan ke negara-negara di Eropa. Namun bukan khusus dipakai untuk para pemain klub sepakbola dunia, melainkan untuk produk para fans atau pendukung tim-tim kesayangan mereka.

"Kalau ke Eropa sasarannya untuk para fans, bukan untuk pemainnya secara langsung, di Eropa sendiri Inggris, Jerman, yang dari Eropa. Atau bahkan tidak mustahil ke Amerika Latin sendiri," tambah Ade.

(detikfinance/h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru